TARAKAN — Menyambut lonjakan penumpang angkutan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, PT Pelindo Terminal Petikemas Tarakan melakukan berbagai pembenahan di Pelabuhan Malundung. Persiapan tersebut difokuskan pada peningkatan keselamatan, keamanan, dan kenyamanan penumpang.
General Manager (GM) PT Pelindo Terminal Petikemas Tarakan, Amrullah mengatakan, persiapan telah dilakukan sejak beberapa bulan terakhir sebagai bentuk komitmen BUMN dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
“Untuk menyongsong kesiapan melayani penumpang angkutan Natal dan Tahun Baru 2025 dan 2026, kami selaku BUMN yang mengoperasikan Pelabuhan Malundung sudah melakukan berbagai persiapan, baik dari aspek keselamatan maupun kenyamanan penumpang,” ujar Amrullah.
Berbagai langkah dilakukan, mulai dari peningkatan layanan terminal, penambahan personel pengamanan, pemasangan CCTV, hingga penyediaan fasilitas ramah bagi penumpang disabilitas dan ibu menyusui.
“Kami memperbaiki semua layanan di terminal, menambah pengamanan, memasang CCTV, serta melengkapi fasilitas untuk saudara-saudara kita yang disabilitas maupun ibu menyusui. Ini tentu untuk mendukung program Kementerian Perhubungan agar mudik Natal dan Tahun Baru berjalan aman dan nyaman,” jelasnya.
Salah satu peningkatan signifikan tahun ini adalah penambahan mesin X-Ray. Jika sebelumnya hanya tersedia satu unit, kini Pelabuhan Malundung telah memiliki tiga unit X-Ray. “Jadi dari sebelumnya satu, sekarang menjadi tiga unit. Ini sudah kami uji coba dan operasikan selama sebulan terakhir,” kata Amrullah.
Selain itu, Pelindo juga meningkatkan fasilitas ruang tunggu dengan penambahan AC, kapasitas tempat duduk sekitar 120 kursi, serta fasilitas khusus disabilitas seperti kursi roda, ruang tunggu khusus, dan kamar mandi khusus. Untuk mengantisipasi kepadatan kendaraan pengantar penumpang, Pelindo menyiapkan solusi jangka pendek sembari menunggu penerapan sistem zonasi yang direncanakan tahun depan.
“Saat ini kami sudah mengalokasikan tambahan lahan sekitar 5.000 meter persegi untuk parkiran roda empat. Ini untuk meminimalisir kemacetan di luar pelabuhan yang bisa mengganggu pengguna jalan umum,” ungkapnya.
Area parkir tersebut dilengkapi CCTV dan mampu menampung hingga 120 kendaraan roda empat dan 250 kendaraan roda dua. Sementara itu, kapasitas ruang tunggu penumpang juga mengalami peningkatan signifikan.
“Sebelumnya kapasitas ruang tunggu hanya 650 penumpang. Setelah penambahan, kini menjadi 770. Kami juga menyiapkan backup area di teras yang bisa menampung sekitar 200 penumpang, sehingga total kapasitas mencapai kurang lebih 900 penumpang,” jelas Amrullah.
Untuk mendukung kelancaran arus naik-turun penumpang menuju dermaga, sistem penjemputan menggunakan bus tetap diberlakukan. Bahkan, jumlah armada akan ditambah saat puncak arus Nataru.
“Saat ini ada tiga unit bus yang kami kerjasamakan dengan pemerintah daerah. Khusus peak season nanti, akan kami tambah dua unit lagi agar arus penumpang bisa lebih lancar,” pungkasnya. (rz)



