KALTARAHUKUM & KRIMINALNUNUKAN

Ditabrak Calya Laju, Atlet Panjat Tebing Tewas di Jalan Raya, Baru Lulus PPPK

NUNUKAN – Dunia olahraga di Kabupaten Nunukan sedang berduka. Seorang atlet panjat tebing Kabupaten Nunukan, Philipus Rinaldi Ama Payong Ata Mukin (22) dinyatakan meninggal dunia usai mengalami kecelakaan lalu lintas di Jalan Pangeran Antasari Baru, Nunukan Selatan, Nunukan, Sabtu (3/1/2026) malam.

Kapolres Nunukan AKBP Bonifasius Rumbewas SIK melalui Kasi Humas Ipda Sunarwan mengungkapkan, kecelakaan terjadi saat sepeda motor Yamaha Mio M3 bernomor polisi KU 2601 NV yang dikemudikan Dody Adithiya Irdani (23) hendak menyeberang menuju masjid tak jauh dari lokasi kejadian. Posisi korban yang akrab disapa Aldi saat itu dibonceng oleh Dody.

Nah, belum sampai ke seberang jalan, tiba-tiba dari arah samping, mobil Toyota Calya berpelat DP 1770 CFyang dikemudikan Rudiansyah (32 tahun) melaju dengan kecepatan tinggi dari arah Jalan Ujang Dewa menuju Jalan Pangeran Antasari. Hanya hitungan detik, mobil warna abu-abu tersebut tak bisa menghindar hingga menabrak motor putih yang dikemudikan oleh Dody.

“Korban dibonceng, sementara pengemudi motor mengalami luka berat dengan beberapa cedera pada wajah, kepala,” ungkap Sunarwan saat dikonfirmasi.

ATLET : Korban diketahui sebagai salah satu atlet nasional yang dimiliki oleh Kabupaten Nunukan.

“Kesimpulan sementara, kecepatan tinggi yang diterapkan pengemudi mobil menyebabkan tidak dapat menghindari kecelakaan,” ungkap Sunarwan melanjutkan.

Kedua kendaraan yang terlibat, dalam kondisi hancur. Bahkan mobil juga terbalik dan ringsek. “Pengemudi mobil sudah diamankan saat ini.,” ujarnya.

Sebagai informasi, selain atlEt, Aldi juga diketahui baru saja dilantik sebagai PPPK di salah satu perangkat daerah di Kabupaten Nunukan. Saat ini korban sudah berada di rumah duka untuk menunggu proses pemakaman. (sym)

Berikan komentarmu!
Show More

Related Articles

Back to top button