KALTARABULUNGANPENDIDIKAN

‘Kembali’ ke Sekolah, Sekprov : Belajarlah Setinggi-tingginya, Lalu Pulanglah Bangun Kaltara

TANJUNG SELOR – Pelajar SMA Negeri 1 Tanjung Selor yang sedang berbaris di lapangan upacara pada Senin (12/1/2026) tak henti menunjukkan wajah semringahnya. Ada pula yang masih tak percaya, dan sedikit kaget lantaran sekolah mereka kedatangan tamu istimewa.

Ya, sekolah yang berdiri megah di Jalan Kolonel Soetadji itu kedatangan salah seorang alumni terbaiknya, yakni Denny Harianto. Pria yang pernah menjabat sebagai Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Kalimantan Utara (Kaltara) itu kembali ke sekolahnya dengan jabatan barunya, yakni Sekretaris Provinsi (Sekprov) Kaltara.

Bukan hanya sekadar hadir, Denny Harianto didaulat menjadi pembina apel pagi di sekolahnya tersebut. Tentu saja hal ini membawa suasana emosional bagi Denny dan pelajar di sana lantaran sekolah tersebut merupakan tempat dia pernah menimba ilmu puluhan tahun silam.

Denny tampak didampingi Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kaltara, Hasanuddin. Dalam tugas ‘kecilnya’ sebagai pemimpin apel, orang nomor satu di jajaran ASN (Aparatur Sipil Negara) Kaltara itu menjadi sorotan  inspiratif bagi ratusan pelajar. Pengalaman hidupnya dari yang biasa-biasa saja hingga mendapatkan amanah besar di pemerintahan juga menjadi kisah penting yang dibagikan oleh Denny.

Dalam kisahnya, Denny memulainya dari bangku sekolah, mengulas masa remajanya sekitar 3 dekade lalu, Denny mengaku tak pernah membayangkan akan berada di posisi saat ini. Bahkan, dia mengaku sempat merasa ragu dengan masa depannya saat masih berseragam putih-patih.

“Jangan minder, karena kita berasal dari daerah. Kesempatan itu sama, tinggal bagaimana kita mempersiapkan diri,” ungkapnya.

Denny kemudian menegaskan, keberhasilannya hari ini menjadi bukti bahwa lulusan sekolah negeri di daerah pun mampu bersaing dan berkontribusi di tingkat yang lebih luas. Dia juga menekankan tiga pondasi penting yang perlu dimiliki generasi muda di tengah pesatnya perubahan zaman.

Pertama, kata dia, pola pikir pembelajar. Ia mengingatkan siswa agar tidak semata-mata mengejar angka di rapor, tetapi membangun kemampuan belajar, beradaptasi, dan berpikir terbuka. Kedua, lanjutnya, karakter dan kedisiplinan. Menurut Denny, kejujuran, tanggung jawab serta konsistensi adalah nilai yang tidak akan lekang meski dunia kerja terus berubah.

Ketiga, nilai diri. Dengan perumpamaan selembar uang yang tetap berharga meski dalam kondisi kotor, ia menekankan pentingnya menjaga harga diri dan kualitas pribadi.

“Nilai diri itulah yang membuat kalian dipercaya dan dibutuhkan,” tuturnya.

Tak hanya itu, Denny juga mengajak siswa agar lebih bijak menggunakan gawai dan media sosial. Ia berharap teknologi tidak hanya menjadi sarana hiburan, tetapi juga jendela untuk mengakses pengetahuan dan peluang global. Sebagai wujud dukungan pemerintah daerah terhadap pendidikan, ia menyampaikan bahwa Pemprov Kaltara telah menyediakan asrama mahasiswa di sejumlah kota besar, seperti Malang, Makassar, dan Yogyakarta.

“Belajarlah setinggi-tingginya, lalu pulanglah untuk membangun Kalimantan Utara,” pesannya.
Kunci Utama Kesuksesan

Menutup arahannya, Sekprov menegaskan bahwa keberhasilan tidak hanya ditentukan oleh usaha dan kecerdasan, tetapi juga restu Tuhan dan orang tua. Ia kemudian mengingatkan para siswa untuk selalu menghormati guru dan keluarga sebagai bagian penting dalam perjalanan hidup. Suasana semakin hangat ketika Sekprov menyempatkan diri menyapa para tenaga pendidik, termasuk salah satu guru seniornya, Imam Suhendra, yang disebutnya sebagai saksi perjalanan masa mudanya di SMAN 1 Tanjung Selor. (2ku)

Berikan komentarmu!
Show More

Related Articles

Back to top button