PESO – Kebakaran hebat terjadi di Desa Long Peso, Kecamatan Peso, Kabupaten Bulungan sekira pukul 16.30 Wita, Rabu (14/1/2026). Peristiwa tersebut langsung membuat warga sekitar panik lantaran api dengan nyala cukup besar merambat ke rumah-rumah yang berdekatan dengan sumber api.
Berdasarkan data yang dikutip dari tim Taruna Siaga Bencana (Tagana) Bulungan di Peso, kebakaran tersebut menghabiskan 3 rumah warga dan 1 balai adat, yakni Lamin Adat Pemung Tawai yang masuk dalam lingkungan RT 2, Desa Peso. Dari 3 rumah yang terbakar, sebut sumber, ada 1 rumah yang dalam keadaan kosong saat terjadi kebakaran.
Lanjut data Tagana Bulungan, rumah pertama dihuni 1 Kepala Keluarga (KK) yang di dalamnya terdapat 3 jiwa, yakni Anton Lirin dan istrinya Juari dan Geby anak mereka. Sementara rumah kedua adalah rumah tua yang kabarnya dalam keadaan kosong milik Bidan Erni. Di sebelahnya lagi rumah milik Bali Tria yang dihuni 3 KK dengan 5 jiwa.
Tak hanya sedih melihat rumah korban terbakar, warga juga dibuat tak bisa membendung kesedihan setelah melihat Lamin Adat Pamung Tawai yang berdiri gagah ikut terbakar. Api terpantau mudah merambat ke seluruh bangunan lantaran seluruh bangunan berbahan kayu.
“Terdapat informasi 3 unit rumah warga sekitar yang sengaja dirusak agar aliran listrik dan api tidak berlanjut ke hunian lainnya, data rumah rusak masih dalam proses assigment lapangan,” sebut data Tagana Bulungan di Peso yang di-update sekira pukul 19.03 Wita yang diterima satukaltara.com.
Kebakaran ini tentu saja menyisakan duka mendalam bagi korban dan warga sekitar. Saat kebakaran, mereka bahkan terpantau saling bantu memadamkan api. Ada juga yang panik dan berusaha mencari pertolongan agar api segera padam.
“Informasi sementara, 3 rumah yang habis terbakar dan 1 balai adat, lamin adat Long Peso, Kecamatan Peso,” ungkap seorang warga yang dihubungi media ini usai kebakaran. (rz)



