KALTARANASIONALSATU BORNEO

Korban Pesawat ATR25-500 Masih Dicari, Ini Identitas Korbannya!

JAKARTA – Pemerintah sudah memastikan bahwa pesawat ATR24-500 milik Indonesia Air Transport (IAT) yang sempat hilang kontak usai terbang dari Yogyakarta menuju Makassar, kemarin (17/1/2026) jatuh di wilayah Gunung Bulusaraung, Kabupaten Maros. Pemerintah melalui Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) dan PT IAT juga telah memastikan korban yang ada di dalam pesawat tersebut berjumlah 10 orang, yakni 3 orang dari KKP dan 7 orang dari PT IAT yang terdiri dari pilot dan awak kabin.

Dalam pernyataannya tadi malam, Menteri KKP, Sakyi Wahyu Trenggono menyebutkan, tiga orang korban kecelakaan udara tersebut adalah pegawai tim air surveillance Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (PSDKP). Hal itu langsung ditekankan untuk menjawab spekulasi publik soal logo KKP di pesawat yang ditemukan pendaki di kawasan Gunung Bulusaraung, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan.

“Kami terus terang sedih dan prihatin dan berdoa yang terbaik untuk para penumbang dan kru pesawat tersebut,” ungkap Wahyu.

Wahyu menerangkan, tiga korban saat itu sedang melakukan misi PSDKP melalui udara. Mereka adalah Ferry Irawan (Analis Kapal Pengawas), Deden Mulyana (Pengelola Barang Milik Negara) dan Yoga Noval (Operator Foto Udara). “KKP tentu telah dan terus berkoordinasi dengan berbagai pihak untuk memantau perkembangan pencarian pesawat air surveillance tersebut. Terkait hal pencarian dan penyebab insiden, kami serahkan seluruhnya kepada Basarnas, KNKT dan Kementerian Perhubungan,” ungkapnya.

Sementara itu, Direktur Utama PT IAT, Adi Triwibowo mengungkapkan, pesawat milik milik mereka membawa 7 kru, yakni Capt Andi Dananto, Muhammad Faham Gunawan, Risto Adi, Dimur Diono, serta awak kabin mereka Florentia Lolita dan Esther Apralia.

“Tadi ada 8, jadi kami revisi. Kami sampaikan hanya 7 orang saja. Demikian yang bisa kami sampaikan,” ungkap Adi.

Seperti diketahui, pesawat ATR 24-500 dilaporkan hilang kontak saat memasuki wilayah Maros, Sulawesi Selatan. Pesawat itu diduga jatuh di Gunung Bulusaraung.

Pesawat dengan registrasi PK-THT itu terbang dari Bandara Adi Sucipto Yogyakarta menuju di Makassar dengan 10 penumpang. Saat ini, Basarnas, KNKT dan lainnya masih melakukan pencarian di sekitar wilayah yang diduga menjadi tempat jatuhnya pesawat. (2ku)

Berikan komentarmu!
Show More
Back to top button