Keponakan Irwan Sabri Juga Dapat Beasiswa, Dua Mahasiswa Geruduk Kantor Bupati
TARAKAN – Aksi dua mahasiswa ini terbilang cukup berani. Tanpa bergerombol, tanpa ramai-ramai, mereka datang berhadapan dengan petugas dari kepolisian yang berjaga di depan Gedung Kantor Bupati Nunukan, Rabu (12/1/2026) pagi. Dalam orasinya, mahasiswa yang membawa bendera Forum Mahasiswa Demokrasi tersebut menuntut keadilan setelah banyak rekan-rekan mereka yang kurang mampu secara ekonomi tidak diakomodir dalam lembar penerima beasiswa tahun ini.
Jenderal Lapangan Forum Mahasiswa Demokrasi, Harkim Moris Andarias mengatakan, tuntutan yang mereka sampaikan sudah melalui kajian yang mendalam. Kajian itu berisi temuan yang cukup membuat mereka miris, yakni adanya dugaan kongkalikong antara Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Nunukan dengan pihak Universitas Hasanuddin (Unhas) Makassar terkait penyaluran beasiswa.
“Otoritas negara memberikan (beasiswa) kepada mahasiswa yang tidak mampu untuk mendapatkan beasiswa, kawan-kawan. Tapi pada hari ini apa yang kita lihat kawan-kawan sekalian? Kita melihat bahwa mahasiswa penerima beasiswa pada Universitas Hasanuddin adalah salah satunya keponakan daripada Bupati kita, kawan-kawan!” lugas Harkim Moris Andarias.
Tak sampai di situ, mereka juga mencatat penerima beasiswa tersebut juga banyak disalurkan ke mahasiswa-mahasiswi yang orang tuanya berstatus ASN dan dari kalangan mampu. Sementara, dari kalangan mahasiswa kurang mampu, banyak yang belum teraklmodir.
“Apakah itu beasiswanya dia berhak mendapatkannya kawan-kawan?! Maka dari itu, kami ingin menuntut pada hari ini akan kawan-kawan sekalian,” tegasnya.
Senada disampaikan Harkim Moris Andarias, rekannya dari Forum Mahasiswa Indonesia Cabang Nunukan, Restu Abi Milla juga menekankan, langkah dan kerja Pemkab Nunukan dalam menyalurkan beasiswa sarat pelanggaran. Mereka menilai, selama ini Pemkab Nunukan tidak transparan dalam menyalurkan amanah tersebut.
“Kebijakan daripada Pemerintah Daerah Nunukan tidak ada transparansi!” tegasnya.
Tampak keduanya berusaha masuk ke halaman Kantor Bupati Nunukan. Namun sayang, mereka harus berhadapan dengan puluhan petugas yang sejak pagi sdh bersiaga. Mereka juga sempat membakar ban sebagai bentuk protes mahasiswa atas tidak transparannya penyaluran beasiswa untuk mahasiswa yang kuliah di Makassar, Sulawesi Selatan.Â
Hingga berita ini diturunkan, media ini sedang berusaha mengkonfirmasi kepada Bupati Nunukan dan pihak terkait lainnya. (2ku)


