KALTARAHUKUM & KRIMINALNUNUKAN

Jumlahnya Terkecil Selama 5 Tahun, Kebakaran Tahun 2025 Hanya 27 Kasus  

NUNUKAN – Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat) Kabupaten Nunukan mencatat sebanyak 27 kali kejadian kebakaran selama tahun 2025. Mayoritas insiden tersebut disebabkan oleh korsleting listrik, yang muncul akibat instalasi listrik tidak standar, kabel yang sudah tua, beban berlebih, hingga penggunaan colokan cabang bertumpuk yang menimbulkan panas berlebih.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Keselamatan (Disdamkarmat) Nunukan, Wahyudi Kawariyin menyampaikan, dari 27 kasus kebakaran, sebanyak 23 kasus berhasil mereka tangani, sedangkan 4 kasus lainnya berada di luar jangkauan dinas dan juga mayoritas disebabkan oleh korsleting listrik. Salah satunya terjadi di Pa Betung, Kecamatan Krayan Timur.

“Dan di Sei Manggaris. Personel dan mobil pemadam kebakaran belum ada di sana,” ungkap Wahyudi.

Dia melanjutkan, terkait jumlah rumah yang terbakar, tercatat 60% atau 16 kasus kebakaran menimpa rumah tempat tinggal warga. Waktu dan jumlah kejadian terbanyak terjadi pada bulan September dan Desember, masing-masing sebanyak 4 kejadian.

“Kebakaran di Mansalong Kecamatan Lumbis yang terjadi pada pertengahan September 2025 lalu, merupakan kebakaran terbesar dengan menghanguskan lebih dari 50 rumah dan toko,” jelas Wahyudi.

Meskipun ada kasus yang cukup besar, jumlah kebakaran tahun 2025 merupakan yang terkecil dalam 5 tahun terakhir. Data menunjukkan tahun 2021 ada 36 kejadian, 2022 sebanyak 36 kali, 2023 ada 44 kali, dan 2024 mencapai 53 kejadian.

Menurunnya, angka kejadian kebakaran ini dinilai sebagai dampak pentingnya sosialisasi dan penyuluhan pencegahan kebakaran dini kepada masyarakat. Selain itu, pembinaan relawan kebakaran di beberapa desa dan kecamatan perlu dilakukan secara berkelanjutan.

“Diimbau kepada warga selalu waspada terhadap bahaya kebakaran yang bisa terjadi kapan dan di mana pun, bila melihat kejadian kebakaran segera laporkan ke Dinas Pemadam Kebakaran,” pungkasnya. (2ku)

Berikan komentarmu!
Show More
Back to top button