Ditinggal ke Pesta Pernikahan, Rumah di Belakang Hotel Ramayana Terbakar
TARAKAN – Kebakaran nyaris meluas di kawasan padat penduduk belakang Hotel Ramayana, Jalan Yos Sudarso, Kota Tarakan, Minggu (25/1/2025). Namun, berkat kesigapan warga yang lebih dulu bertindak sebelum petugas pemadam kebakaran tiba di lokasi membuat api cepat padam.
Kepala Bidang Pemadam Kebakaran (Kabid PMK) Kota Tarakan, Eko Supriyatnoko mengatakan, laporan kebakaran mereka terima sekira pukul 19.22 Wita. Tim PMK pun langsung bergerak cepat menuju lokasi kejadian.
“Jam 19.22 WITA kami dapat informasi ada kebakaran di belakang Hotel Ramayana, Jalan Yos Sudarso. Alhamdulillah respon teman-teman luar biasa, regu piket langsung meluncur,” ujar Eko.
Menurutnya, pada saat kejadian regu yang sedang piket adalah Regu C dari sektor Barat. Tim tiba di lokasi hanya dalam waktu sekitar lima menit.
“Kami berangkat dari sektor Barat dan sampai di TKP sekitar jam 19.27 WITA, kurang lebih lima menit perjalanan,” jelasnya.
Namun setibanya di lokasi, api diketahui sudah berhasil dikendalikan oleh masyarakat setempat. Hal ini membuat petugas fokus pada upaya pendinginan dan memastikan tidak ada titik api yang tersisa.
“Saat kami sampai, <span;>Alhamdulillah <span;>api sudah bisa dikendalikan oleh masyarakat. Ini menjadi rasa kepuasan tersendiri bagi kami, artinya edukasi yang selama ini kita lakukan sudah berjalan dengan baik,” katanya.
Dari informasi yang dihimpun PMK, kebakaran diduga dipicu oleh kompor yang ditinggal menyala oleh pemilik rumah yang pergi menghadiri undangan pernikahan. Sejumlah warga yang melintas melihat tanda-tanda kebakaran dan langsung bertindak cepat.
“Diduga karena kompor, pemilik rumah sedang masak lalu ditinggal pergi. Ada warga yang melihat indikasi kebakaran dan dengan sigap melakukan pemecahan kaca untuk masuk dan memadamkan api,” ungkap Eko.
Ia menambahkan, langkah warga tersebut sangat krusial, mengingat bangunan yang terbakar merupakan rumah kayu dan berada di kawasan permukiman padat. “Kalau terlambat sedikit saja, dampaknya bisa besar karena di sini permukiman cukup padat,” tegasnya.
Selain tindakan cepat warga, keberadaan PMK Mini dan unit Redcar di lingkungan sekitar juga turut membantu pemadaman awal. Meski api telah dikendalikan, PMK tetap menurunkan personel untuk memastikan kondisi aman. Total sebanyak dua regu dikerahkan, terdiri dari satu regu sektor Barat, serta satu regu dari Mako (Regu C dan D), dengan total sekitar 15 person(rz)


