Usulan Pembentukan Polsek Tarakan Tengah, Kapolres: Sudah Masuk Mabes Polri
TARAKAN – Dorongan masyarakat agar di Kecamatan Tarakan Tengah didirikan Kepolisian Sektor (Polsek) kembali menguat. Isu ini menjadi salah satu poin krusial yang dibahas dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tingkat Kecamatan Tarakan Tengah belum lama ini, menyusul tingginya kepadatan penduduk dan angka kriminalitas di wilayah pusat kota tersebut.
Menanggapi hal ini, Kapolres Tarakan AKBP Erwin Saputra Manik menegaskan, proses usulan tersebut telah memasuki tahap lanjutan dan tinggal menunggu verifikasi dari Mabes Polri. Usulan ini, kata dia, sejatinya telah dilakukan sejak tahun lalu.
“Surat pengusulan sudah kita kirim dari tahun 2025. Jadi tahun ini kemungkinan besar sudah bisa ditinjau oleh Mabes Polri,” ujarnya.
Dari sisi sarana dan prasarana, Kapolres memastikan sudah tersedia dan tidak menjadi kendala berarti. Lokasi yang direncanakan saat ini telah berdiri bangunan Pos Polisi (Pospol). Lokasi dimaksud adalah eks Kantor Dinas Satpol PP dan Pemadam Kebakaran (PMK) Tarakan di Jalan Pulau Halmahera, Tarakan Tengah.
“Untuk kantornya sudah ada. Di lokasi tersebut memang sudah berdiri Pospol, jadi bangunannya siap,” jelasnya.
AKBP Erwin menambahkan, pembentukan Polsek akan dilakukan secara bertahap sesuai mekanisme di kepolisian, dimulai dari Pospol, kemudian meningkat menjadi Polsubsektor, hingga akhirnya menjadi Polsek definitif. Terkait personel, ia mengaku, kebutuhan penambahan anggota menjadi konsekuensi logis dari pembentukan Polsek Tarakan Tengah. Namun hal tersebut baru dapat direalisasikan setelah keputusan resmi dari Mabes Polri keluar.
“Penambahan personel sudah kita surati juga ke Polda. Kalau sudah diverifikasi dan keluar keputusan dari Mabes, baru kita isi personel sesuai kebutuhan idealnya,” kata Erwin.
Menurutnya, keberadaan Polsek Tarakan Tengah memang sangat mendesak, mengingat wilayah ini merupakan kawasan perkotaan dengan aktivitas masyarakat yang tinggi. Ia mengungkapkan bahwa Tarakan Tengah termasuk salah satu wilayah dengan angka kriminalitas yang perlu mendapat perhatian serius.
“Tarakan Tengah itu wilayah kota, luas wilayah administratifnya cukup besar, kepadatan penduduk tinggi, dan tingkat kriminalitas juga cukup tinggi,” tegasnya.
Harapan warga ini juga disampaikan Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Tarakan, Herman Hamid. Dia menyebut, harapan itu merupakan aspirasi masyarakat yang disampaikan dalam Musrenbang yang dihadiri Pemkot Tarakan dan DPRD Kota Tarakan.
“Tentu kami dari DPRD mempertanyakan apakah nanti ke Polres atau ke Polda, (namun) kami berharap Polsek Tarakan Tengah segera terbentuk,” ungkap Herman Hamid. (rz)


