SATU BORNEOINTERNASIONALKALTARANASIONALNUNUKAN

Panglima TNI ke Sembakung, Personel TNI dan Masyarakat Siaga, Ada Apa?

SEMBAKUNG – Kabar kedatangan Panglima TNI Jenderal Agus Subianto ke wilayah IV Kabupaten Nunukan tersiar hingga ke telinga masyarakat Kecamatan Sembakung. Kedatangan Agus juga mendapat respon positif dari Camat Sembakung, Agus Arif Darmawan SIP.

Dari pantauan media ini di Desa Atap, Kecamatan Sembakung, sejumlah petugas tampak bersiaga menyambut orang nomor satu di jajaran TNI tersebut. Mulai dari Camat Sembakung, personel Koramil, Polsek, Polisi Militer, Pemadam Kebakaran dan sejumlah tokoh dan masyarakat terlihat sudah berada di lokasi 1 jam sebelum rencana Jenderal TNI Agus Subianto tiba.

“Ini (kedatangan Panglima TNI) dalam rangka untuk meninjau kesiapan medan latihan perang di wilayah Gunung Patak hingga Tujung. Sebenarnya (direncanakan) dari tahun kemarin. Bahwa akan ada latihan perang,” ungkap Camat Sembakung, Agus Darmawan.

Agus menjelaskan, latihan ini kabarnya melibatkan 3 negara, yakni Brunei Darussalam, Malaysia dan Indonesia sendiri. Perihal kabar akan diikuti oleh pasukan militer Amerika Serikat, Agus belum bisa memastikannya.

“Itu nanti, yang kedua. Nanti ada lagi. Yang ini beliau masih meninjau,” katanya.

Berdasarkan informasi, kegiatan ini akan memakan waktu bulan. Namun, khusus kegiatan latihan perang diperkirakan hanya berlangsung 1 minggu saja.

“Nanti ada juga karya bakti dari TNI. Akan ada misi perbaikan jalan, ada perbaikan sarana dan lingkunga warga dan lainnya. Ini tentu kabar baik kami,” kata Agus.

Apakah ada data lokasi mana saja perbaikan sarana umum dan jalan di Kecamatan Sembakung? Agus belum bisa memastikan. “Nanti kita lihat. Masih ditinjau juga. Dengan datangnya Panglima, itu sudah baik bagi kami. Semoga berjalan lancar,” imbuhnya.

Panglima TNI Agus Subianto sendiri sudah tiba Kabupaten Nunukan dan akan segera menuju ke Kecamatan Sebuku untuk meninjau pasukan TNI yang diberi tugas menjalankan misi ketahanan pangan nasional 2025-2026 melalui pendampingan petani, pemanfaatan lahan tidur, dan rekrutmen ribuan personel khusus, yang umumnya berasal dari Bintara dan Tamtama) yang tergabung dalam Batalyon Teritorial Pembangunan (Yonif TP).

Program ini fokus pada swasembada padi, jagung, dan diversifikasi pangan, serta didukung Kemhan RI dengan penyediaan logistik pascapanen. Panglima TNI juga akan memantau persiapan latihan perang 3 negara yang akan gelar di Kecamatan Sembakung. (2ku)

Show More
Back to top button