NUNUKAN – Di tengah padatnya ibadah di bulan Suci Ramadan, Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) Kalimantan Utara (Kaltara), Ibnu Saud IS terpantau tak menghentikan aktivitas politiknya. Kali ini, Ibnu Saud terpantau satukaltara.com sedang menyapa masyarakat Desa Sanur dan Desa Makmur di Kecamatan Tulin Onsoi dalam kegiatan Safari Ramadhan dan Konsolidasi Partai Gerindra Kaltara pada 25 Februari 2026 lalu.
Dikonfirmasi, Ibnu Saud menyebut, kegiatan ini tidak hanya digelar di Kecamatan Tulin Onsoi. Mereka juga menggelar kegiatan serupa di Kecamatan Sebuku, Kecamatan Sembakung, Kecamatan Nunukan dan Kecamatan Sebatik. Kegiatan ini, kata dia, untuk mengeratkan silaturrahmi antar kader dan masyarakat, sekaligus juga menjadi wahana mengkonsolidir potensi kekuatan partai pasca Pileg, Pilpres dan Pilkada yang kadang masih menyisakan residu.
“Tentu saja ada juga konsolidasi politik sekaligus membentuk struktur yang belum terbentuk, dan juga melakukan penyegaran dengan restrukturisasi di bagian bagian tertentu,” ungkap Ibnu Saud.

Selain itu, papar Ibnu Saud, pada safari dan konsolidasi ini dia juga memiliki kesempatan untuk melihat Kaltara secara luas, termasuk menilai daerah yang dia datangi. Salah satunya adalah Kecamatan Tulin Onsoi yang baru pertama kali dia datangi bersama sejumlah pengurus DPD Partai Gerindra Kaltara dan DPC Gerindra Kabupaten Nunukan. Kecamatan ini, kata Ibnu Saud, ternyata memiliki potensi besar untuk dikembangkan lebih lanjut.
“Tidak menutup kemungkinan, Tulin Onsoi akan menjadi epicentrum of growth (pusat pertumbuhan) di Dapil III atau Kabudaya,” imbuhnya.
Ibnu Saud beralasan, keberadaan kecamatan yang berbatasan dengan Kecamatan Sebuku dan Kecamatan Semenggaris ini memang cukup strategis. Selain ditumbuhi kebun kelapa sawit yang cukup luas, kecamatan ini juga berdiri belasan bahkan lebih perusahaan yang menampung ribuan tenaga kerja.
“Puluhan miliar uang berputar di sini. Potensi keamanan yang terjamin dengan toleransinya dan informasinya samua kebutuhan terfasilitasi. Ini yang kita syukuri,” ungkap Ibnu Saud saat berdiskusi dengan satukaltara.com.
Setelah Kecamatan Tulin Onsoi, safari dan konsolidasi selanjutnya akan dilangsungkan di Kecamatan Sebatik. Di daerah yang berdekatan dengan Tawau ini menjadi kecamatan terakhir di Kabupaten Nunukan yang dijadikan lokasi safari dan konsolidasi.
“Acaranya sangat luar biasa untuk ukuran kecamatan, setidaknya ada 700-an orang yang hadir,” bebernya.
Tak lupa, pria yang menjabat Wakil Wali Kota Tarakan ini mengucapkan terima kasihnya kepada masyarakat Kabupaten Nunukan yg telah menyambutnya dengan hangat dan bersahabat. “Semoga ibadah puasa kita diterima Allah SWT. Mari kita bersatu untuk kemajuan daerah kita masing-masing,” imbuhnya. (2ku)


