Diduga Gantung Diri, Pria 54 Tahun Ditemukan Meninggal di Kamar Mandi Rumahnya
NUNUKAN – Baru saja menikmati puasa ke 13, warga Jalan Sei Fatimah RT 20, Kelurahan Nunukan Barat, Kecamatan Nunukan malah dibuat geger dengan penemuan mayat di lingkungan tempat tinggal mereka. Setelah ditelisik, ternyata mayat tersebut adalah tetangga mereka berinisial L (54) yang ditemukan tergantung di kamar mandi pada Selasa (3/3/2025) pagi.
Mendapati peristiwa memilukan itu, warga langsung melapor ke Mako Polsek Nunukan sekira pukul 08.20 Wita. Bersama warga, aparat kepolisian langsung ke lokasi kejadian dan segera mengevakuasi pria kelahiran 1 Juli 1970 tersebut. Ternyata, di rumah itu, korban tak tinggal sendirian. Dia diketahui tinggal bersama dua anak perempuannya, yakni berinisial W (22) dan M (15).
“Dari hasil pemeriksaan awal di TKP, korban ditemukan berada di dalam kamar mandi dengan kondisi pintu terkunci dari dalam,” kata Kapolres Nunukan AKBP Bonifasius Rumbewas SIK melalui Kasi Humas Polres Nunukan Ipda Sunarwan kepada media ini.
Posisi korban saat ditemukan, kata Sunarwan, dalam keadaan leher tergantung menggunakan seutas tali nilon berwarna putih. Tali tersebut kemudian diikat pada balok gelagar yang melintang di kamar mandi.
Petugas juga menemukan lidah korban dalam kondisi menjulur dan tergigit. Selain itu, di meja dapur juga ditemukan beberapa jenis obat milik korban yang terbungkus dalam plastik warna hitam.
Dari hasil pemeriksaan sementara, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan fisik pada tubuh korban. Namun, menurut keterangan anak korban, almarhum telah lama menderita sakit komplikasi dan sering mengalami kondisi kesehatan yang menurun.
“Saat kejadian, korban hanya tinggal bersama kedua anaknya, sementara istrinya sedang berada di kampung halaman di Bau-Bau, Sulawesi Tenggara, untuk menghadiri acara pernikahan keluarga,” kata Sunarwan.
Salah satu anak korban, M mengaku sempat mendengar ayahnya keluar dari kamar sekira pukul 04.00 Wita dan mendengar suara seperti teriakan. Namun, karena masih mengantuk, dia tidak terlalu memperhatikan. Sekitar pukul 07.40 Wita, saat hendak mandi, M mendapati pintu kamar mandi terkunci dari dalam. Setelah mengintip melalui celah pintu, dia melihat ayahnya sudah dalam kondisi tergantung.
Atas kejadian tersebut, pihak kepolisian telah melakukan tindakan dengan mendatangi dan mengamankan TKP, memasang garis polisi, melakukan olah TKP, meminta keterangan para saksi, serta membawa jenazah ke RSUD untuk dilakukan visum et repertum (VER).
“Pihak kepolisian masih melakukan pendalaman untuk memastikan penyebab pasti kematian korban,” pungkasnya. (sym)


