KALTARANASIONALTARAKANUMUM

Cuaca Ekstrem, Basarnas Imbau Penumpang Speedboat Perhatikan Keselamatan

TARAKAN – Cuaca ekstrem yang terjadi belakangan ini mengharuskan masyarakat ekstra hati-hati saat memilih mudik menggunakan jalur laut. Menyikapi hal ini, Basarnas Kota Tarakan pun mengimbau masyarakat yang melakukan perjalanan laut selama arus mudik dan libur Lebaran agar lebih memperhatikan faktor keselamatan.

Imbauan ini menyusul peringatan dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) terkait potensi gelombang tinggi hingga 2 meter di perairan Kalimantan Utara (Kaltara) pada pertengahan Maret. Keselamatan penumpang pun menjadi perhatian dan prioritas Basarnas Kota Tarakan dan stakeholder lainnya dalam menjalankan pegamanan mudik.

“BMKG sudah mengeluarkan peringatan adanya gelombang hingga dua meter, sehingga keselamatan harus benar-benar diperhatikan,” ungkap Kepala Seksi Operasi dan Siaga Basarnas Tarakan, Dede Hariana.

Dede juga menekankan pentingnya penggunaan life jacket bagi penumpang kapal maupun speedboat sebagai langkah antisipatif apabila terjadi kondisi darurat di laut.

“Kita tidak menginginkan terjadi hal-hal yang tidak diinginkan, seperti kapal terbalik akibat gelombang atau cuaca ekstrem,” katanya.
Meski demikian, ia mengakui penggunaan life jacket di dalam speedboat sering dianggap kurang nyaman oleh penumpang karena ruang yang sempit. Namun demikian, penumpang tetap diminta untuk memastikan alat keselamatan tersebut berada dalam jangkauan.

“Memang kadang terasa risih, apalagi di speedboat yang ruangnya sempit. Tapi kalau tidak dipakai pun, setidaknya life jacket itu harus dipegang atau diletakkan dekat dengan penumpang,” jelasnya.

Dede juga mengingatkan agar pemilik dan operator speedboat memastikan ketersediaan alat keselamatan bagi seluruh penumpang. “Itu harus disiapkan oleh pemilik speedboat, sehingga semua penumpang memiliki alat keselamatan,” tegasnya.

Selain perjalanan laut, Basarnas juga mengantisipasi lonjakan wisatawan di sejumlah objek wisata saat Idulfitri, khususnya Pantai Amal Tarakan. Pada hari puncak libur Lebaran, Basarnas akan menempatkan personel khusus di kawasan wisata tersebut.

“Biasanya saat hari H Idulfitri, Pantai Amal ramai pengunjung. Di sana kita siapkan satu unit truk berisi 10 personel dan dua perahu karet untuk antisipasi jika terjadi keadaan darurat,” tutupnya. (rz)

Show More
Back to top button