KALTARAPENDIDIKANTARAKANUMUM

Pawai Malam Takbiran di Tarakan Tanpa Pengalihan Arus, Polisi Siapkan 189 Personel

TARAKAN — Pelaksanaan pawai malam takbiran di Kota Tarakan pada Jumat (20/3/2026) nanti malam dipastikan tetap berlangsung meriah tanpa pengalihan arus lalu lintas secara permanen. Aparat kepolisian mengandalkan pengaturan di lapangan serta penempatan personel di sejumlah titik strategis guna menjaga kelancaran aktivitas masyarakat.

Kasatlantas Polres Tarakan, Iptu Ardi Wisnu Pradana, mengatakan bahwa rute pawai telah ditetapkan dan sebelumnya sudah disosialisasikan kepada masyarakat. Sejumlah ruas jalan akan digunakan sebagai jalur pawai, sehingga warga diimbau untuk menyesuaikan perjalanan.

“Rute-nya sudah ada dan sudah kami share ke masyarakat. Jadi bagi yang akan melintas, silakan mencari jalur alternatif karena jalur tersebut akan digunakan untuk pawai malam takbir,” ujar Ardi.

Meski begitu, hingga saat ini belum ada rencana pengalihan arus lalu lintas secara resmi. Hal tersebut berkaca pada pelaksanaan tahun sebelumnya yang tetap berjalan lancar tanpa rekayasa lalu lintas besar.

“Untuk pengalihan, sementara masih belum. Kita berkaca dari tahun lalu tidak dilakukan pengalihan, cukup dengan pengaturan dan manajemen yang baik,” jelasnya.

RUTE : Inilah rute yang digunakan oleh panitia dan siap diamankan oleh Satlantas Polres Tarakan.

Namun demikian, pihak kepolisian tetap membuka kemungkinan pengalihan situasional jika kondisi di lapangan mengharuskan. “Kalau memang dirasa perlu di lapangan, kita akan lakukan pengalihan. Tapi untuk sementara belum ada,” tegasnya.

Dalam pengamanan malam takbiran, Satlantas Polres Tarakan akan menurunkan total 189 personel yang ditempatkan di 39 titik persimpangan sepanjang rute pawai. Rute tersebut memiliki panjang sekitar 11,89 kilometer, dimulai dari kawasan Islamic Center hingga Stadion Datu Adil.

Menurut Ardi, jumlah personel di tiap titik akan disesuaikan dengan kondisi lapangan. “Kalau di persimpangan biasa bisa dua sampai tiga personel. Tapi untuk simpang empat, bisa sampai empat personel,” ungkapnya.

Penempatan personel ini diharapkan mampu menjaga kelancaran arus lalu lintas sekaligus memastikan pawai tetap berjalan aman dan tertib. Ia juga mengimbau masyarakat yang ingin menyaksikan pawai agar tetap menjaga ketertiban, terutama tidak menggunakan badan jalan sebagai tempat menonton.

“Silakan menonton, tapi tetap perhatikan ketertiban. Jangan duduk di badan jalan, cukup di trotoar saja,” imbaunya.

Selain itu, orang tua diminta untuk mengawasi anak-anak selama kegiatan berlangsung. “Bagi yang membawa anak, mohon diawasi dengan baik, jangan sampai lepas dari pengawasan,” pungkasnya. (rz)

Show More
Back to top button