Antisipasi Lonjakan Arus Balik, KSOP Tarakan Gandakan Pengawasan di Speedboat
TARAKAN — Menghadapi puncak arus balik Lebaran 2026, KSOP Kelas II Tarakan memperketat pengawasan di Pelabuhan Tengkayu I dengan menambah jumlah personel guna memastikan keselamatan penumpang.
Kepala Pos (Kapos) Syahbandar KSOP Kelas II Tarakan, Asdar mengatakan, pihaknya meningkatkan jumlah personel pengawasan dari 4 menjadi 8 orang selama masa arus balik.
“Untuk memastikan keselamatan, kami menambah personel pengawasan. Petugas kami tempatkan untuk melakukan pengecekan langsung di setiap speedboat sebelum keberangkatan,” kata Asdar.
Langkah ini dilakukan sebagai upaya mencegah terjadinya kelebihan kapasitas penumpang yang berpotensi membahayakan keselamatan pelayaran. Namun sejauh ini, kata Asdar, tidak ditemukan pelanggaran kapasitas.
“Memang sebelum Lebaran sempat ada satu kasus kelebihan penumpang, tapi langsung kami tangani dengan menurunkan penumpang dan memindahkannya ke speedboat lain,” ungkapnya.
Selain pengawasan ketat, KSOP juga memastikan seluruh armada yang beroperasi telah melalui ramp check dan memenuhi standar keselamatan. Pada puncak arus balik H+4, sebanyak 52 speedboat dioperasikan secara bergantian untuk melayani penumpang yang diperkirakan mencapai 2.300 orang.
Asdar juga menyebutkan, selama periode arus balik tidak terdapat kejadian menonjol. Hanya satu insiden tercatat sebelum Lebaran, yakni seorang anak buah kapal (ABK) yang jatuh di Sungai Sayap.
“Secara umum kondisi arus balik berjalan lancar dan terkendali,” pungkasnya. (rz)


