TANJUNG SELOR – Memasuki puncak arus balik Idulfitri 1447 Hijriah, pengamanan di Pelabuhan Kayan II, Tanjung Selor diperketat. Polresta Bulungan bersama instansi terkait meningkatkan pengawasan secara menyeluruh guna memastikan kelancaran mobilitas penumpang sekaligus menjamin aspek keselamatan selama perjalanan.
Kapolresta Bulungan, Kombes Pol Rofikoh Yunianto menegaskan, pengamanan dilakukan melalui skema terpadu dengan melibatkan personel gabungan dari kepolisian, TNI, Dinas Perhubungan, serta pihak pelabuhan. Petugas disiagakan di sejumlah titik strategis, mulai dari pintu masuk pelabuhan, area ruang tunggu penumpang, dermaga keberangkatan, hingga pos pelayanan terpadu.
“Pengamanan tidak hanya difokuskan pada pos pelayanan, tetapi juga diperkuat dengan patroli rutin di sekitar kawasan pelabuhan. Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi potensi gangguan kamtibmas, termasuk kepadatan penumpang dan aktivitas bongkar muat,” ujar Rofikoh, Senin (23/3).
Selain pengamanan fisik, pengawasan administrasi juga menjadi perhatian serius. Petugas melakukan pemeriksaan ketat terhadap jumlah penumpang yang berangkat maupun yang tiba, khususnya pada rute padat seperti Tanjung Selor–Tarakan dan sebaliknya. Setiap penumpang dipastikan tercatat dalam data manifes guna mencegah terjadinya kelebihan kapasitas angkutan.
“Pemeriksaan manifes dilakukan secara teliti untuk memastikan tidak ada penumpang ilegal maupun kelebihan muatan. Ini penting demi menjaga keselamatan bersama,” tegasnya.
Di tengah meningkatnya aktivitas arus balik, petugas juga mengintensifkan edukasi kepada para motoris speedboat. Imbauan disampaikan secara humanis agar para pengemudi kapal selalu mematuhi standar keselamatan pelayaran, termasuk tidak memaksakan keberangkatan saat kondisi cuaca kurang bersahabat.
Tak hanya itu, agen penjual tiket turut menjadi sasaran pengawasan. Polisi mengingatkan agar tidak terjadi praktik penjualan tiket melebihi kapasitas yang dapat berpotensi membahayakan penumpang. Langkah ini sekaligus untuk menjaga ketertiban dan kenyamanan di area pelabuhan.
Pengecekan sarana keselamatan seperti pelampung, alat komunikasi, hingga kelayakan kapal juga dilakukan sebelum keberangkatan. Petugas memastikan setiap speedboat memenuhi standar operasional yang ditetapkan, sehingga risiko kecelakaan dapat diminimalisir.
Sementara itu, penumpang diimbau untuk tetap waspada terhadap barang bawaan masing-masing. Kepadatan yang terjadi saat arus balik berpotensi menimbulkan kerawanan seperti kehilangan barang maupun tertukar bagasi.
Dengan pengamanan yang diperketat ini, diharapkan arus balik Lebaran di wilayah Tanjung Selor dapat berjalan lancar, aman, dan tertib. Aparat juga memastikan akan terus bersiaga hingga puncak arus balik benar-benar terlewati.
“Keselamatan masyarakat adalah prioritas utama kami. Melalui pengamanan terpadu ini, kami ingin memberikan rasa aman dan nyaman bagi seluruh pengguna jasa transportasi air,” tutupnya. (rm)


