KALTARANASIONALTARAKAN

Posko Angkutan Udara Lebaran di Bandara Juwata Resmi Ditutup

TARAKAN — Posko Koordinasi Penyelenggaraan Angkutan Udara Lebaran 2026 di Bandara Juwata Tarakan resmi ditutup pada Senin (30/3/2026). Keputusan ini diambil setelah posko tersebut beroperasi selama lebih dari dua pekan sejak 13 Maret 2026 lalu. Penutupan ini juga menandai berakhirnya masa pelayanan intensif arus mudik dan balik Lebaran yang berjalan aman dan lancar.

Kepala Sub Bagian Kepegawaian dan Umum BLU UPBU Kelas I Utama Juwata, Choirul Ichsan menyampaikan, keberhasilan pelaksanaan posko tidak lepas dari sinergi berbagai pihak yang terlibat. Selama periode posko, aktivitas penerbangan dan pergerakan penumpang di Bandara Juwata terpantau tinggi.

“Keberhasilan pelaksanaan Posko Angkutan Udara Lebaran Tahun 2026 ini merupakan hasil sinergi dan kolaborasi yang solid dari seluruh stakeholder. Hal ini menjadi komitmen bersama dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ungkap Choirul.

Berdasarkan data posko, kata Choirul, tercatat sebanyak 20.218 penumpang berangkat dan 16.552 penumpang datang. Sementara itu, pergerakan pesawat mencapai 241 keberangkatan dan 246 kedatangan.

Untuk angkutan kargo, jumlah barang yang diberangkatkan mencapai 165.780 kilogram, sedangkan kargo yang datang sebesar 227.034 kilogram.

Puncak arus mudik terjadi pada 27 Maret 2026 dengan jumlah 1.474 penumpang, sementara puncak arus balik tercatat pada 29 Maret 2026 dengan 1.421 penumpang. Choirul menambahkan, capaian tersebut akan menjadi bahan evaluasi untuk meningkatkan kualitas pelayanan transportasi udara di masa mendatang.

“Pelaksanaan posko ini akan menjadi bahan evaluasi kami untuk terus meningkatkan kualitas layanan, khususnya di Bandara Juwata Tarakan,” tambahnya.

Dengan resmi ditutupnya posko, operasional penerbangan di Bandara Juwata Tarakan kembali berjalan normal. Meski demikian, semangat pelayanan prima dan aspek keselamatan tetap menjadi prioritas utama dalam aktivitas sehari-hari. (rz)

Show More
Back to top button