TARAKAN

Pasang CCTV! Satpol PP Tarakan Buru Pembuang Sampah di Gunung Selatan

TARAKAN — Warga yang kerap membuang sampah di Gunung Selatan terus jadi sasaran kerja Satpol PP Kota Tarakan. Namun, belakangan ini penjagaan aparat Penegak Perda (Peraturan Daerah) melalui pengawasan manual justru berjalan tidak maksimal.

Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Tarakan, Sofyan mengungkapkan, selama ini pihaknya mengalami kendala dalam menangkap pelaku lantaran waktu buang sampah di area terlarang tersebut tidak menentu. Bahkan, petugas sempat melakukan pengawasan hingga 2×24 jam, tapi hasilnya tetap nihil.

“Kita sudah lakukan pengawasan, bahkan sampai menunggu 2×24 jam. Tapi pelaku ini biasanya buang sampah di jam-jam tertentu, seperti (waktu) Subuh, jadi sulit tertangkap,” ungkap Sofyan, Selasa (31/3/2026).

Menurutnya, langkah yang paling efektif dalam pengawasan adalah dengan pemasangan kamera pengawas (CCTV). Keputusan ini diambil untuk melancarkan strategi baru Satpol PP dalam memburu pelaku pembuangan sampah liar di kawasan Gunung Selatan.

CCTV ini akan dipasang di titik-titik rawan untuk memetakan pola dan waktu masyarakat tak bertanggung jawab membuang sampah. Dengan begitu, petugas dapat menentukan waktu yang tepat untuk melakukan penyergapan.

“Nanti kita lihat dari CCTV, mereka buang jam berapa. Dari situ kita turunkan anggota di jam tersebut untuk menunggu,” jelas Sofyan.

Tak hanya itu, Satpol PP juga menggandeng Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Tarakan untuk memperkuat penanganan di lapangan, baik dari sisi pengawasan maupun tindak lanjut teknis. Langkah ini diharapkan mampu memberikan efek jera kepada pelaku.

Sofyan juga menegaskan, pihaknya tidak akan segan memberikan sanksi tegas jika pelaku tertangkap tangan. Dalam beberapa kasus sebelumnya, pelaku bahkan diminta bertanggung jawab dengan mengangkut kembali sampah yang sudah dibuang.

“Kalau ketahuan, kita tindak. Pernah juga kita suruh pelaku angkut kembali sampahnya pakai kendaraannya sendiri,” tegasnya.

Meski demikian, pendekatan persuasif tetap dikedepankan. Edukasi kepada masyarakat terus dilakukan agar kesadaran menjaga kebersihan lingkungan semakin meningkat.

“Intinya kita tetap lakukan pengawasan. Kalau nanti ada bukti, tentu akan kita tindak sesuai aturan,” pungkasnya. (rz)

Show More
Back to top button