KALTARANUNUKAN

TNI AU Tambah Penerbangan ke Krayan, Bukti Nyata Kehadiran Negara di Perbatasan

TARAKAN — Akses transportasi udara bagi masyarakat perbatasan di Kaltara kembali diperkuat. Tentara Nasional Indonesia Angkatan Udara (TNI AU) melalui Lanud Anang Busra menambah frekuensi penerbangan rute Tarakan–Krayan–Tarakan mulai Maret 2026 dengan mengoperasikan pesawat CN-295.

Langkah ini menjadi angin segar bagi masyarakat di wilayah Krayan yang selama ini bergantung pada jalur udara akibat keterbatasan akses darat. Penambahan frekuensi penerbangan ini juga diharapkan mampu meningkatkan mobilitas warga sekaligus memperlancar distribusi logistik, termasuk bahan pokok, layanan kesehatan, dan pendidikan.

Komandan Lanud Anang Busra, Marsma TNI Andreas A. Dhewo menyampaikan apresiasi atas dukungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltara terhadap operasional penerbangan tersebut.

“Kami menyampaikan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada Gubernur Kalimantan Utara atas perhatian dan bantuan yang telah diberikan. Dukungan ini sangat membantu kelancaran operasional kami dalam melayani masyarakat di wilayah perbatasan,” ujarnya.

Pesawat ini didatangkan berkat langkah strategis Gubernur Kaltara, Dr. H. Zainal A. Paliwang, yang sebelumnya mengajukan permohonan penambahan frekuensi penerbangan kepada pimpinan TNI. Upaya ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam memastikan keterhubungan wilayah terpencil tetap terjaga. Zainal Paliwang juga menegaskan bahwa kehadiran negara harus benar-benar dirasakan hingga ke wilayah perbatasan.

“Kami ingin memastikan masyarakat di Krayan dan wilayah perbatasan lainnya mendapatkan akses transportasi yang layak dan berkelanjutan. Ini adalah bentuk nyata kehadiran negara dalam menjawab kebutuhan masyarakat di daerah 3T,” tegasnya.

Sebagai bentuk dukungan konkret, Pemprov Kaltara juga menyerahkan hibah satu unit kendaraan operasional berupa Toyota Hiace kepada Lanud Anang Busra pada 31 Maret 2026 di VIP Room Bandara Juwata Tarakan. Kendaraan tersebut akan digunakan untuk menunjang mobilitas awak pesawat TNI AU.

Rute Tarakan–Krayan sendiri telah dilayani TNI AU sejak 2009 menggunakan pesawat jenis Casa. Kini, dengan hadirnya pesawat CN-295 dan penambahan frekuensi penerbangan, layanan diharapkan semakin optimal.

Sinergi antara Pemprov Kaltara dan TNI AU ini menjadi contoh nyata kolaborasi lintas sektor dalam mempercepat pembangunan wilayah Terdepan,Tterluar, dan Tertinggal (3T). Selain memperlancar konektivitas, kehadiran penerbangan ini juga membuka peluang pertumbuhan ekonomi lokal dan meningkatkan akses masyarakat terhadap layanan publik.

Ke depan, kerja sama ini diharapkan terus diperkuat sebagai bagian dari upaya menjaga keutuhan wilayah sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat di kawasan perbatasan. (rz)

Show More
Back to top button