KALTARANUNUKAN

Api Diduga dari Gudang Rokok, Ruko Dua Lantai Ludes Terbakar

NUNUKAN – Kebakaran hebat melanda sebuah gudang penyimpanan rokok di Jalan TVRI RT 18, Kelurahan Nunukan Timur, Kecamatan Nunukan, Sabtu (9/5/2026) malam sekitar pukul 21.40 Wita. Api diduga dipicu korsleting listrik pada bagian dinding gudang.

Gudang tersebut diketahui berada di ruko dua lantai berukuran sekitar 4 x 20 meter persegi milik Awie yang disewakan kepada PT Primantara Indah Makmur. Bangunan itu hangus dilalap si jago merah bersama ratusan dus rokok berbagai merek.
Informasi di lapangan menyebutkan, api pertama kali diketahui oleh seorang pekerja bernama Saiful Amin. Saat melihat kobaran api mulai membesar dari dalam gudang, ia langsung meminta bantuan warga sekitar untuk memadamkan api.

“Api cepat sekali membesar karena banyak kardus dan barang mudah terbakar di dalam gudang,” ujar salah seorang warga di lokasi.

Warga sempat berupaya melakukan pemadaman secara manual. Namun kobaran api sulit dikendalikan dan terus membesar. Sekitar 10 menit kemudian, petugas pemadam kebakaran tiba di lokasi dengan sejumlah armada dan personel.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Nunukan, Wahyudi Kawariyin mengatakan, pihaknya menerima laporan kebakaran sekitar pukul 21.30 Wita. “Petugas langsung bergerak ke lokasi dan melakukan isolasi api agar tidak merambat ke bangunan lain,” kata Wahyudi.

Sebanyak delapan unit mobil pemadam diterjunkan, terdiri dari enam unit Mako Utama dan dua unit dari Sektor Tanah Merah. Sekitar 40 personel damkar dikerahkan dalam proses pemadaman.

Selain petugas damkar, proses penanganan kebakaran juga dibantu lima personel Satreskrim Polres Nunukan, 10 anggota PMI, serta tiga personel Satpol PP.

Api berhasil dipadamkan sekitar pukul 23.12 Wita setelah proses pemadaman dan pendinginan berlangsung lebih dari satu jam.

Akibat kejadian tersebut, sekitar 150 dus rokok berbagai merek, di antaranya Marlboro dan Sampoerna, hangus terbakar. Satu bangunan di sebelah lokasi, yakni Villa Parfum, turut terdampak.

“Untuk penyebab pasti masih menunggu hasil pemeriksaan lebih lanjut. Dugaan sementara akibat korsleting listrik di dinding gudang,” ujar salah satu petugas di lokasi.

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Sementara kerugian materi diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah dan masih dalam proses pendataan oleh pihak terkait. (kan)

Back to top button