KALTARABULUNGAN

Pencari Kerja di Kaltara Tembus 600 Orang, Bulungan Jadi Penyumbang Terbanyak

TANJUNG SELOR – Lonjakan jumlah pencari kerja di Kalimantan Utara (Kaltara) mulai dipetakan Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kaltara sebagai langkah awal penyaluran tenaga kerja lokal ke berbagai perusahaan di daerah. Dari data sementara, jumlah pencari kerja yang terdaftar kini telah menembus lebih dari 600 orang.

Angka tersebut meningkat dibandingkan pendataan sebelumnya yang berada di kisaran 500 orang. Kabupaten Bulungan tercatat menjadi daerah dengan jumlah pencari kerja terbanyak.

Dalam sepekan terakhir, ratusan pencari kerja terlihat mendatangi Kantor Disnakertrans Bulungan untuk mengurus kartu pencari kerja atau AK1 yang menjadi salah satu syarat administrasi melamar pekerjaan.

Mayoritas berasal dari lulusan SMA hingga perguruan tinggi. Mereka datang membawa dokumen lamaran dan berkas pendukung untuk mengikuti proses pendataan tenaga kerja. Kasi Penempatan Tenaga Kerja Disnakertrans Kaltara, Joy Marthin mengatakan, data pencari kerja yang masuk berasal dari seluruh kabupaten dan kota di Kalimantan Utara.

“Data yang masuk kemarin berasal dari berbagai wilayah di Kaltara. Setelah kami pilah, memang Bulungan termasuk yang paling banyak,” ujarnya, Jumat (15/5/2026).

Menurut Joy, pendataan tidak hanya dilakukan untuk kebutuhan administrasi, tetapi juga disertai profiling guna mengetahui minat serta bidang pekerjaan yang diinginkan para pelamar.

Melalui proses tersebut, Disnakertrans akan mencoba mencocokkan kebutuhan perusahaan dengan kompetensi pencari kerja yang tersedia.

“Yang hadir kami lakukan profiling. Kami lihat minatnya ke mana, ingin bekerja di bidang apa, sehingga nanti bisa kami carikan perusahaan yang sesuai,” katanya.

Dari hasil wawancara awal, sebagian besar pencari kerja masih mengincar posisi administrasi perkantoran. Selain itu, ada pula pelamar yang berminat bekerja sebagai petugas keamanan atau security.

Joy menambahkan, tahapan selanjutnya adalah melakukan job matching dengan perusahaan yang membutuhkan tenaga kerja sesuai kualifikasi pelamar.

“Kami coba cocokkan dengan kebutuhan perusahaan. Tapi nanti diterima atau tidak tetap bergantung pada kemampuan dan hasil tes masing-masing pelamar,” jelasnya.

Sementara itu, Ketua Exco Partai Buruh Kaltara, Joko Supriyadi berharap perusahaan dan sektor industri di Kaltara dapat lebih mengutamakan tenaga kerja lokal di tengah kondisi ekonomi yang masih belum stabil.

“Harapan kita seluruh industri di Kaltara bisa menyerap tenaga kerja lokal supaya masyarakat kita juga mendapat kesempatan bekerja,” ucapnya.

Di sisi lain, Kepala Bidang Pengembangan dan Penempatan Tenaga Kerja Disnakertrans Bulungan, Jainal memastikan pelayanan pembuatan kartu pencari kerja tetap berjalan normal guna mendukung proses pendataan tenaga kerja di daerah. “Pelayanan kartu pencari kerja tetap berjalan seperti biasa,” singkatnya. (rm)

Back to top button