
TANJUNG SELOR – Pemerintah Kabupaten Bulungan melalui Dinas Pertanian (Disperta) memperketat pengawasan distribusi sarana produksi pertanian guna mendukung program swasembada pangan daerah. Pengawasan difokuskan pada penyaluran dolomit dan pupuk subsidi untuk lahan cetak sawah rakyat (CSR) tahun 2025.
Kepala Disperta Bulungan, Kristiyanto, mengatakan langkah tersebut dilakukan agar bantuan yang disalurkan benar-benar diterima dan dimanfaatkan sesuai kebutuhan petani di lapangan.
“Kami ingin memastikan bantuan pupuk dan dolomit tersalurkan tepat sasaran serta dimanfaatkan sesuai peruntukannya oleh kelompok tani penerima,” ujarnya Minggu 24/05/06).
Menurutnya, pengawasan melibatkan personel Disperta Bulungan, penyuluh pertanian lapangan (PPL), hingga aparat desa setempat. Monitoring dilakukan terhadap kelompok tani dan Brigade Pangan penerima manfaat program CSR di sejumlah wilayah Kabupaten Bulungan.
Kristiyanto menegaskan, pengawasan distribusi menjadi langkah penting untuk memastikan program peningkatan produktivitas pertanian berjalan optimal dan transparan. “Pengawasan ini sekaligus memastikan proses distribusi berjalan tertib, termasuk administrasi penyalurannya agar lebih transparan dan akuntabel,” katanya.
Ia menjelaskan, sejumlah Brigade Pangan kini mulai menyalurkan bantuan pupuk dan dolomit kepada petani mitra di lokasi lahan CSR. Proses distribusi dilakukan disertai pencatatan administrasi secara teratur sebagai bentuk pertanggungjawaban program.
“Distribusi yang tertib dan tepat sasaran menjadi kunci agar bantuan benar-benar memberikan dampak terhadap peningkatan produksi pertanian,” jelasnya.
Selain mendukung produktivitas tanaman, penggunaan dolomit dinilai penting untuk memperbaiki kualitas tanah pada lahan pertanian baru sehingga hasil panen dapat lebih optimal. Kristiyanto menambahkan, keberhasilan program CSR di Bulungan membutuhkan sinergi antara pemerintah daerah, penyuluh pertanian, aparat desa, hingga kelompok tani.
“Kolaborasi ini diharapkan mampu mengoptimalkan pemanfaatan lahan sekaligus memperkuat program swasembada pangan di Kabupaten Bulungan,” tegasnya.
Pemkab Bulungan menargetkan program CSR beserta dukungan sarana produksi pertanian dapat meningkatkan luas tanam dan produktivitas padi secara berkelanjutan.
“Harapannya, petani semakin terbantu, hasil produksi meningkat, dan ketahanan pangan daerah semakin kuat,” tutupnya. (rm)

