KALTARATARAKAN

Pelindung Dermaga Tengkayu Ambruk, Kini “Digantung Harapan” pada Tali

TARAKAN – Pelindung bagian atas di Dermaga Kedatangan Pelabuhan Tengkayu I ambruk dan kini hanya “digantung harapan” pada seutas tali pengaman sementara. Kondisi itu memicu kekhawatiran penumpang, sebab struktur yang rusak berada tepat di jalur keluar masuk penumpang kapal yang setiap hari ramai dilalui masyarakat.

Kepala UPTD Pelabuhan Tengkayu I, Muhammad Roswan mengatakan, kerusakan tersebut baru terjadi sekitar sehari sebelumnya. Pihak pelabuhan pun langsung melakukan pengecekan dan mulai menyiapkan kebutuhan perbaikan.
“Baru kemarin ambruknya. Sudah dicek tukang, sekarang kita siapkan bahannya dulu,” ujarnya.

Menurut Roswan, bagian konstruksi yang rusak diduga mengalami korosi atau kropos akibat pengaruh lingkungan laut. Ia menyebut pelindung tersebut diperkirakan sudah berdiri sejak sekitar tahun 2019. “Memang kemungkinan ada bagian yang kropos. Faktor lingkungan laut juga berpengaruh,” katanya.

Sebagai langkah awal pengamanan, bagian yang ambruk sementara diikat agar tidak jatuh. Setelah seluruh material dan peralatan siap, perbaikan permanen akan dilakukan dengan proses pengelasan. “Sekarang diikat dulu supaya tidak jatuh. Nanti akan dibuka dan diperbaiki dengan dilas,” jelasnya.

Ia menambahkan, pengerjaan membutuhkan penanganan khusus karena melibatkan dua jenis material berbeda, yakni besi dan aluminium. Selain itu, pihaknya juga akan melakukan pemeriksaan menyeluruh pada konstruksi lainnya. “Ini ada dua komponen, besi dan aluminium, jadi harus ditangani dengan benar. Kita juga sekalian cek keseluruhan,” tambahnya.

Perbaikan ditargetkan mulai dikerjakan dalam pekan ini setelah bahan dan tenaga kerja siap. (rz)

Back to top button