KALTARABULUNGANPENDIDIKAN

Bulungan Perkuat Wajib 1 Tahun PAUD, Anak Tak Lagi Dipaksa Calistung

TANJUNG SELOR – Pemerintah Kabupaten Bulungan menegaskan komitmennya meningkatkan kualitas pendidikan anak usia dini dengan mendorong seluruh anak mengikuti Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) minimal satu tahun sebelum masuk Sekolah Dasar (SD).

Bertepatan dengan Hari Anak Nasional, pemerintah juga menekankan bahwa anak tidak lagi dituntut menguasai membaca, menulis, dan berhitung (calistung) sebelum memasuki SD.

Dalam seminar edukasi yang digelar Pokja Bunda PAUD bersama Dinas Pendidikan dan Dinas Kesehatan Kabupaten Bulungan, Rabu (22/7), kepala sekolah dan guru PAUD se-Bulungan diberikan pemahaman yang sama mengenai pentingnya kesiapan anak dari aspek pendidikan maupun kesehatan sebelum memasuki jenjang sekolah dasar.

Bunda PAUD Kabupaten Bulungan, Sri Nurhandayani Syarwani mengatakan, pendidikan di PAUD bertujuan membentuk karakter, kemandirian, kemampuan bersosialisasi, serta kesiapan mental anak melalui konsep belajar sambil bermain. Menurutnya, orang tua tidak perlu lagi memaksa anak menguasai calistung secara instan.

“Yang utama adalah membangun kesiapan mental, kemampuan bersosialisasi, dan minat belajar melalui kegiatan yang menyenangkan, bukan memaksa anak harus bisa calistung sebelum masuk SD,” ujarnya.

Selain pendidikan, seminar juga menyoroti pentingnya kelengkapan imunisasi dasar.
Ketua Pokja Bunda PAUD Kabupaten Bulungan, drg. Ida Bagus Sidharahardja, MPH menjelaskan, pihaknya mendukung program wajib satu tahun PAUD sebelum SD sebagai bagian dari program wajib belajar 13 tahun.

Ia juga mendorong pendataan status imunisasi saat penerimaan peserta didik baru di TK maupun SD agar anak yang belum lengkap imunisasinya dapat segera dirujuk ke puskesmas.

Meski implementasi program masih menghadapi kendala di wilayah yang akses layanan PAUD terbatas, Pemkab Bulungan berkomitmen terus memperluas layanan pendidikan anak usia dini serta melakukan pengawasan pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) agar proses transisi menuju SD berlangsung ramah anak.

Melalui sinergi sektor pendidikan dan kesehatan, pemerintah berharap lahir generasi Bulungan yang sehat, cerdas, dan berkarakter kuat. (rm)

Back to top button