TANJUNG SELOR – Empat titik kebakaran hutan dan lahan (karhutla) terdeteksi di Kabupaten Bulungan dalam sehari. Kebakaran terjadi di Desa Tanjung Agung, Apung, Tanah Kuning, dan Selimau.
Plt Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bulungan Widi Kustanto mengatakan, keberadaan titik karhutla tersebut diketahui berdasarkan laporan masyarakat. Hingga Selasa (11/8/2026), petugas gabungan masih melakukan upaya pemadaman di sejumlah lokasi.
“Kemarin berdasarkan laporan masyarakat terdapat empat titik karhutla dan sekarang ini petugas gabungan masih melakukan upaya pemadaman,” kata Widi, Selasa (11/8/2026).
Menurutnya, dalam beberapa hari terakhir terdapat dua wilayah yang menjadi perhatian BPBD karena dinilai rawan terjadi karhutla, yakni Kecamatan Tanjung Selor dan Tanjung Palas Timur. Pemantauan di kedua wilayah tersebut terus dilakukan untuk mengantisipasi munculnya titik api baru sekaligus mencegah kebakaran meluas. “Ada dua wilayah kecamatan yang rawan terjadi karhutla, yakni Tanjung Selor dan Tanjung Palas Timur,” ujarnya.
Widi menjelaskan, lahan yang terbakar umumnya merupakan lahan milik warga. Namun, BPBD Bulungan belum dapat memastikan penyebab kebakaran di empat lokasi tersebut. “Umumnya, lahan yang terbakar merupakan lahan milik warga. Namun, untuk penyebabnya kami belum mengetahui secara pasti,” jelasnya.
Untuk mencegah bertambahnya titik api, BPBD Bulungan mengingatkan masyarakat agar tidak membuka maupun membersihkan lahan dengan cara dibakar. Imbauan tersebut dinilai penting mengingat kondisi cuaca dalam beberapa hari terakhir cukup panas sehingga membuat lahan lebih mudah terbakar dan api berpotensi cepat meluas. “Kami sudah memberikan imbauan kepada masyarakat untuk tidak membuka lahan dengan cara dibakar,” tegas Widi.
Ia juga meminta masyarakat berperan aktif dalam mencegah karhutla dengan segera melaporkan apabila menemukan titik api maupun kebakaran di sekitar lingkungan mereka.
“Kami mohon kerja sama masyarakat untuk tidak melakukan pembakaran, apalagi dalam beberapa hari terakhir kondisi cuaca cukup panas sehingga berpotensi terjadi kebakaran,” katanya.
BPBD Bulungan memastikan upaya pencegahan dan penanganan karhutla akan terus dilakukan. Pemantauan di sejumlah wilayah yang dianggap rawan juga ditingkatkan guna mengantisipasi kemunculan titik api baru dan mencegah kebakaran meluas. (rm)