KALTARANUNUKAN

Jalan Utama Amblas, Sebatik Terancam Terisolasi

NUNUKAN – Jalur utama antardesa di Kecamatan Sebatik mulai terancam lumpuh. Sejumlah titik badan jalan mengalami amblas dan longsor, membuat akses kendaraan menyempit dan membahayakan pengendara. Jika tak segera ditangani, kerusakan berpotensi memutus mobilitas warga.

Titik kritis salah satunya berada di Jalan Yos Sudarso RT 06, Desa Tanjung Karang. Sisi badan jalan amblas dan tergerus longsor sehingga sebagian lajur tak lagi bisa dilalui kendaraan secara normal.

Kondisi tersebut membuat pengendara harus ekstra waspada. Di lokasi, sementara hanya dipasang rambu peringatan darurat untuk mencegah kendaraan terperosok ke sisi jalan yang ambles.

“Akibatnya, sebagian lajur sama sekali tidak bisa dilalui kendaraan secara normal. Saat ini, lokasi tersebut hanya diberi rambu peringatan darurat agar pengendara tidak terperosok,” ujar Camat Sebatik Hadriyani, Sabtu (5/9/2026).

Ancaman serupa terlihat di Jalan H. Kambolong RT 04, Desa Balansiku. Badan jalan mengalami penurunan cukup dalam. Kerusakan diduga berkaitan dengan buruknya sistem drainase di kawasan tersebut.

Parit pembuangan yang terlalu sempit tidak mampu menampung debit air saat hujan deras. Air kemudian mengikis fondasi jalan hingga memicu penurunan badan jalan. Tanpa penanganan cepat, kerusakan dikhawatirkan semakin melebar dan mengancam akses utama masyarakat.

Hadriyani meminta persoalan tersebut segera ditangani. Khusus Jalan H. Kambolong, evaluasi dan pembenahan drainase dinilai mendesak agar persoalan serupa tidak terus berulang.

“Kami berharap kondisi jalan yang rusak dan turun ini segera ditangani pihak terkait. Untuk Jalan H. Kambolong, kapasitas parit pembuangan harus dievaluasi total agar sesuai dengan aliran air,” tegasnya saat meninjau lokasi bersama Pemerintah Desa Tanjung Karang.

Pemantauan dan koordinasi lintas instansi terus dilakukan untuk mendorong penanganan titik-titik kritis tersebut. Sebab, kerusakan jalan berpotensi mengganggu aktivitas ekonomi, pendidikan, hingga pelayanan publik masyarakat.

“Keselamatan masyarakat adalah yang utama. Kami terus menyampaikan kondisi riil di lapangan agar titik-titik kritis ini segera ditindaklanjuti,” pungkasnya. (ryn)

Back to top button