Video Dugaan Begal di Tengkapak Viral, Polisi Turun Tangan
BULUNGAN – Video yang disebut memperlihatkan aksi begal di Desa Tengkapak, Kecamatan Tanjung Selor, Bulungan, beredar luas di media sosial. Polisi turun memeriksa lokasi, tetapi hingga kini belum menerima laporan resmi dari pihak yang disebut sebagai korban.
Video tersebut mencuat setelah memperlihatkan seorang perempuan yang diduga menjadi korban dalam sebuah insiden pada Kamis malam (17/9/2026). Rekaman itu kemudian menyebar dan memunculkan keresahan di tengah masyarakat.
Kapolresta Bulungan Kombes Pol. Rofikoh Yunianto mengatakan, pihaknya langsung menindaklanjuti informasi tersebut dengan menerjunkan personel ke lokasi untuk melakukan pemantauan dan pengecekan.
“Segera akan ditindaklanjuti,” tegas Rofikoh saat dikonfirmasi.
Ia mengatakan, meski belum ada laporan resmi yang masuk ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT), peristiwa yang beredar di media sosial tersebut telah menjadi perhatian kepolisian.
“Kendati laporan secara resmi belum masuk ke sentra pelayanan kepolisian, kami memastikan peristiwa yang viral ini telah menjadi atensi kami untuk diselidiki secara mendalam oleh tim di lapangan,” ujarnya.
Menurut Rofikoh, penyelidikan dilakukan untuk mengumpulkan informasi awal sekaligus memastikan apakah kejadian yang terekam dalam video tersebut benar merupakan tindak pidana sebagaimana yang diperbincangkan masyarakat.
Polisi juga masih menelusuri berbagai petunjuk di sekitar lokasi kejadian serta mencari pihak-pihak yang berkaitan dengan video tersebut.
“Kepolisian saat ini terus mendalami berbagai petunjuk di sekitar tempat kejadian perkara serta mencari keberadaan pihak-pihak yang terlibat dalam video tersebut,” jelasnya.
Rofikoh mengimbau masyarakat tidak terburu-buru menyimpulkan informasi yang beredar di media sosial. Masyarakat diminta tetap tenang sembari menunggu hasil penyelidikan kepolisian.
Sebab, hingga saat ini polisi belum memastikan bahwa peristiwa dalam video tersebut merupakan aksi pembegalan.
Hasil penyelidikan Polresta Bulungan nantinya diharapkan dapat menjawab informasi yang beredar sekaligus meredam keresahan warga terkait keamanan di wilayah Tanjung Selor. (rk)