NUNUKAN – Sebuah manuver berbelok memicu kecelakaan beruntun di Jalan Antasari Baru, Kelurahan Selisun, Kecamatan Nunukan Selatan, Kabupaten Nunukan, Senin (21/9/2026) sekitar pukul 12.30 WITA. Seorang pengendara sepeda motor terseret dump truk hingga sekitar 5–7 meter.
Korban, YP (43), yang diketahui merupakan anggota Polri, awalnya mengendarai Honda Beat Street KU 3328 NH dari Jalan Ujang Dewa menuju Jalan Sungai Sembilan atau arah GOR Kabupaten Nunukan.
Di ruas jalan tepat di depan Warung Solo itu, YP berada di belakang M (33), pengendara Yamaha Fino KU 3155 NH. Saat M berbelok ke kanan, kedua sepeda motor bersenggolan.
YP kehilangan kendali dan terjatuh ke badan jalan. Pada saat bersamaan, sebuah dump truk Mitsubishi KT 8847 S yang dikemudikan MH (23) melaju dari arah yang sama di belakang kedua sepeda motor.
Jarak yang terlalu dekat membuat MH tidak sempat menghentikan kendaraan. YP yang berada di badan jalan kemudian tertabrak dump truk dan terseret sekitar 5–7 meter ke jalur sebelah kanan.
“Ketiga kendaraan awalnya melaju searah dari Jalan Ujang Dewa menuju Jalan Sungai Sembilan,” kata Kasat Lantas Polres Nunukan
AKP Jounanda Wibowo Kusno, Senin (21/9/2026).
Akibat kecelakaan tersebut, YP mengalami luka pada bibir sebelah kiri, luka gores pada siku dan punggung tangan kiri, serta memar pada bagian perut sebelah kanan.
Sementara Honda Beat Street mengalami kerusakan pada lampu rem belakang. Polisi memperkirakan kerugian material akibat kecelakaan mencapai Rp3,5 juta.
Menurut Jounanda, dugaan awal kecelakaan berkaitan dengan kurangnya kehati-hatian saat melakukan manuver berbelok.
Lokasi kecelakaan merupakan ruas jalan lurus beraspal dan dilengkapi marka jalan.
Polisi masih menangani kecelakaan tersebut untuk memastikan rangkaian kejadian dan faktor yang menyebabkan tabrakan. (ryn)