Akhirnya! Badan Pesawat ATR25-500 Ditemukan di Lereng Gunung Bulusaraung
MAROS – Setelah melakukan perjalanan yang cukup melelahkan dan berliku, tim SAR gabungan akhirnya menemukan badan dan serpihan pesawat ATR24-500 milik Indonesia Air Transport (IAT). Hal ini diketahui berdasarkan data yang disampaikan tim SAR pada 07.46 Wita.
Bukan perkara mudah melakukan pencarian ini. Dari video yang beredar, dapat dilihat kabut tebal, jalan yang terjal dan angin kencang membuat tim harus ekstra hati-hati dalam menuntaskan tugasnya.
Meski begitu, petugas dikabarkan berhasil menemukan serpihan yang diduga badan dan ekor pesawat di lereng gunung. Pada pukul 07.46 Wita, tim disebutkan menemukan bagian jendela pesawat yang rusak berat di koordinat 04’55’ 48′ LS – 119’44’52 BT. Tiga menit kemudian, atau sekira pukul 07.49 Wita, petugas berhasil menemukan badan pesawat berukuran besar.
“Di bawahnya ini, di puncak, baru turun lagi. Puncak kedua,” ungkap seorang sumber Tim SAR melalui saluran video.
Selanjutnya, sekira pukul 07.52 Wita, petugas dikabarkan menemukan bagian ekor pesawat di puncak gunung. Dengan perkembangan pencarian tersebut, menurut data tim SAR, pergerakan unsur SAR terus disesuaikan, termasuk pergeseran Search and Rescue Unit (SRU) ke titik-titik prioritas.
Tak sampai di situ, tim pencarian kembali menemukan serpihan yang ukurannya lebih besar sekira pukul 08.02 Wita. Serpihan ini terpantau melalui helikopter Caracal. Namun, kondisi lokasi yang terjal membuat tim harus menggunakan perlengkapan mountaineering untuk menjangkau lokasi tersebut.
Seperti diketahui, pesawat ATR 24-500 dilaporkan hilang kontak saat memasuki wilayah Maros, Sulawesi Selatan. Pesawat itu diduga jatuh di Gunung Bulusaraung.
Pesawat dengan registrasi PK-THT itu terbang dari Bandara Adi Sucipto Yogyakarta menuju di Makassar dengan 10 penumpang. Saat ini, Basarnas, KNKT dan lainnya masih melakukan pencarian di sekitar wilayah yang diduga menjadi tempat jatuhnya pesawat. (2ku)


