NUNUKAN – Ada yang menarik dalam sambutan Bupati Nunukan H Irwan Sabri SE usai melantik Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah (Sekda) Nunukan Drs Iwan Kurniawan di ruang pertemuan lantai V kantor Bupati Nunukan, Rabu (4/2/2026). Di depan 20 Aparatur Sipil Negara (ASN) fungsional dan seluruh pejabat yang hadir, Bupati Nunukan menyebut Iwan sebagai ‘Panglima Perang’.
Ungkapan tersebut banyak dikaitkan dengan banyaknya janji politik yang harus dituntaskan dan efisiensi anggaran mengharuskan Iwan Kurniawan serius dan gesit membantu sang Bupati. Irwan Sabri mengibaratkan Pj Sekda Nunukan yang kini dijabat oleh Iwan sebagai Panglima Perang yang harus bisa mengatur strategi.
“(Juga) menentukan jumlah pasukan, memikirkan kebutuhan logistik, menentukan waktu untuk maju atau mundur, serta berbagai hal penting lainnya untuk memenangkan pertempuran,” ungkap Irwan.
Bupati menyatakan, program-program nasional serta seluruh agenda pemerintah membutuhkan peran sentral seorang Sekda. Peran ini, kata Irwan, untuk memastikan kebijakan dan keputusan dapat tersampaikan dengan baik dari tingkat atas hingga struktur pemerintahan paling bawah.
“Jangan sampai kebijakan dan keputusan yang telah diambil tidak bisa berjalan di lapangan karena muncul bias dan penafsiran yang tidak diperlukan,” tegas Bupati.

Oleh karena itu, Bupati meminta kepada Pj Sekda yang baru dilantik untuk segera memetakan kebutuhan alokasi anggaran dan menetapkan skala prioritas yang harus dilakukan. Sekda juga disebut harus bisa mengelola kinerja agar setiap agenda program yang telah disusun dapat berjalan sesuai rencana.
“Mumpung masih berada di awal 2026, saya minta agar Pj Sekda bersama dengan para Kepala OPD untuk secepatnya bergerak dan memastikan program tersebut memberikan manfaat bagi masyarakat,” pungkasnya.
Usai dilantik, Drs Iwan Kurniawan membenarkan ungkapan Bupati Nunukan dalam konteks Panglima Perang yang dimaksud. Sebab, kata dia, Sekda memiliki peran strategis sebagai koordinator penyelenggaraan pemerintah, penggerak birokrasi, serta jembatan antara Kepala Daerah dengan seluruh perangkat daerah.
“Dengan tugas ini, maka kami akan merampungkan pelaksanaan kegiatan 2025 dan 2026 ini. Apalagi di Maret ini sudah harus tuntas berbagai laporan,” ungkap Iwan kepada media ini.
Ia mengatakan, memasuki Februari tahun ini sudah ada percepatan dan koordinasi apa yang menjadi prioritas dan program 2026 segera dilaksanakan. “Semuanya itu sedang dilakukan,” pungkasnya. (sym)


