Perketat Keamanan, Lapas Tarakan Razia Dadakan Tengah Malam
TARAKAN — Tengah malam, jelang Rabu (4/2/2026) Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Tarakan terpantau hening. Tak banyak aktivitas yang lakukan Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP). Umumnya, pada Selasa (3/2/2026) malam itu, WBP sedang istirahat di ruang tahanan.
Tak lama, sejumlah petugas Lapas tampak mendatangi ruang-ruang tempat WBP beristirahat. Mereka masuk saat WBP tak sempat menyiapkan diri. Tak banyak yang panik saat petugas datang lantaran kegiatan seperti ini memang rutin dilakukan. Bila ada yang panik, kemungkin WBP tersebut melanggar aturan yang telah ditetapkan.
Petugas pun langsung memeriksa ruangan dan WBP. Pemeriksaan ini merupakan komitmen Lapas Kelas IIA Tarakan dalam memperkuat keamanan dan menciptakan Lapas yang bersih dari narkoba dan praktik penipuan. Kegiatan ini juga merupakan bagian dari implementasi 13 Program Akselerasi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, sekaligus mendukung program kerja 100 hari sang menteri. Setiap blok diperiksa. Semua WBP diperiksa.
Kegiatan ini dimulai sekira pukul 21.30 Wita. Diawali dengan pengarahan oleh Pelaksana Harian Kepala Kesatuan Pengamanan Lapas (Plh. KPLP) Fitroh Qomarudin. Dia menegaskan bahwa penggeledahan rutin menjadi langkah strategis untuk menjaga stabilitas keamanan di lingkungan Lapas.
“Razia ini bukan sekadar kegiatan rutin, tetapi bentuk komitmen kami dalam mencegah peredaran narkoba serta berbagai bentuk pelanggaran yang dapat mengganggu keamanan dan ketertiban di dalam Lapas,” tegas Fitroh Qomarudin.
Selanjutnya, Warga Binaan diarahkan keluar kamar secara tertib untuk menjalani pemeriksaan badan. Petugas kemudian melakukan penggeledahan menyeluruh di kamar dan blok hunian, termasuk pemeriksaan tempat tidur, lemari pakaian, serta perlengkapan pribadi warga binaan.
Fitroh menegaskan, kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya preventif guna menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang aman dan kondusif. “Razia ini menjadi bentuk deteksi dini terhadap potensi gangguan kamtib, sekaligus memastikan Lapas tetap dalam kondisi tertib, aman, dan berintegritas,” ujarnya. (rz)


