Guru di Sebatik Diduga Alami Perundungan dan Dikucilkan, Disdikbud Nunukan Turun Tangan
NUNUKAN – Kabar viral terkait guru yang harus dilarikan ke rumah sakti usai mendapat perundungan di salah satu SD di Sebatik Tengah akhirnya mendapat respon dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Nunukan. Kabar tersebut masih ditelusuri untuk di berikan tindakan.
Kepala Disdikbud Nunukan, Akhmad mengaku, pihaknya telah mengutus Kepala UPTD Sebatik Tengah bersama pengawas pendidikan untuk turun langsung ke SDN 001 Sebatik Tengah guna menemui kepala sekolah terkait.
Namun hingga kini, upaya tersebut belum membuahkan hasil. Akhmad mengatakan dirinya masih berada di wilayah pedalaman sehingga belum bisa turun langsung ke lokasi.
“Saya masih di wilayah IV (Sebuku, Sembakung, Lumbis) melakukan kegiatan. Kami utus Kepala UPTD Sebatik Tengah dan pengawas ke SDN 01 Sebatik Tengah untuk menemui kepala sekolah, namun belum ketemu,” tulis Akhmad dalam pesan singkat saat dikonfirmasi, Jumat (6/2/2026).
Akhmad mengakui pihaknya belum dapat memberikan tanggapan lebih jauh terkait persoalan yang ramai diperbincangkan di media sosial tersebut. Pasalnya, proses penelusuran masih berlangsung dan ia juga tengah mengikuti agenda Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) di wilayah pedalaman Nunukan.
“Saya belum bisa berkomentar. Yang jelas saat ini masih diselidiki kejadiannya seperti apa,” pungkasnya.
Disdikbud Nunukan juga memastikan akan menyampaikan informasi lanjutan setelah mendapatkan laporan lengkap dari tim yang diturunkan ke lapangan. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Nunukan juga meminta masyarakat untuk bersabar dan tidak berspekulasi sebelum hasil penyelidikan resmi diumumkan.
Seperti diketahui, belakangan viral di media sosial seorang guru agama di SDN 001 Sebatik Tengah, Kabupaten Nunukan bernama Halimah diduga mengalami perlakuan tidak menyenangkan dan perundungan dari teman kerjanya. Tidak hanya dikucilkan, dia juga kabarnya mengalami hal tidak mengenakkan lainnya lantaran tunjangan sertifikasinya selama satu tahun tidak dicairkan. (sym)


