Niatnya Masak untuk Adik Sepulang Tarawih, Si Kakak Malah Bikin Dapurnya Habis Terbakar
NUNUKAN – Kios penjual nasi kuning dan lauk pauk milik Chaerul Bahri (39), warga Jalan Ujang Dewa RT 002 Sedadap, Nunukan Selatan hangus terbakar pada Rabu (18/2/2026) malam. Kebakaran tersebut diduga terjadi akibat kompor yang terlalu dekat dengan dinding dapur saat anak pemilik yang masih duduk di bangku SD memasak untuk adiknya.
Peristiwa kebakaran tersebut dilaporkan terjadi sekitar pukul 21.00 Wita. Informasi diterima oleh Komandan Pleton (Danton) Pemadam Kebakaran (Damkar) dan Penyelamatan Sektor Selatan, Nasruddin, yang kemudian mengerahkan personel Damkar ke lokasi kejadian.
“Setelah pulang salat tarawih, anak pemilik rumah yang masih duduk di bangku SD memasakkan makanan untuk sang adik karena lapar, sedangkan orang tua mereka pergi keluar untuk berbelanja,” ungkap Nasruddin.
Diduga, posisi kompor yang digunakan terlalu dekat dengan dinding dapur menimbulkan panas berlebih. Akibatnya, api membakar pelan-pelan bagian dinding yang mudah terbakar.
“Api dengan cepat membesar karena dinding dapur terbuat dari bahan (kayu) yang mudah terbakar,” jelasnya.
Mengetahui dapur mulai terbakar, sang anak langsung berteriak meminta pertolongan. Warga sekitar yang mendengar teriakan tersebut segera berdatangan dan bahu-membahu memadamkan api menggunakan ember berisi air. Saat petugas pemadam tiba di lokasi, api sudah berhasil dipadamkan warga. Petugas kemudian melakukan pengecekan untuk memastikan tidak ada titik api yang tersisa dan situasi benar-benar aman.
Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun bagian dapur kios mengalami kerusakan. Kejadian ini menjadi pengingat pentingnya pengawasan saat memasak serta memastikan jarak aman antara kompor dan material yang mudah terbakar. (sym)