EKONOMIKALTARANASIONALPOLITIKTARAKANUMUM

Lonjakan Jumlah Penumpang Speedboat Disorot, Penumpang Diimbau Pakai Life Jacket

TARAKAN — Arus mudik Lebaran 2026 di Kalimantan Utara (Kaltara) terpantau berjalan lancar. Meski demikian, Dinas Perhubungan (Dishub) Kaltara mencatat adanya lonjakan penumpang, khususnya pada angkutan laut jenis speedboat di sejumlah pelabuhan.

Kepala Seksi Lalu Lintas Angkutan Sungai, Danau, dan Penyeberangan Dishub Kaltara, Agung Pratama mengatakan, peningkatan jumlah penumpang terjadi pada hari-hari menjelang Hari Raya Idulfitri. Lonjakan tersebut, kata dia, paling terlihat pada layanan speedboat di Pelabuhan Tengkayu I Tarakan. Dishub pun terus melakukan pemantauan intensif terhadap pergerakan penumpang di jalur tersebut.

“Kalau kita lihat lonjakan penumpang hariannya itu ada kenaikan di beberapa hari menjelang Hari H Lebaran,” ujarnya.

Meski memasuki Hari H Lebaran, layanan transportasi tetap berjalan. Sekitar 10 unit speedboat tetap beroperasi guna mengakomodasi kebutuhan masyarakat yang masih melakukan perjalanan.

“Ketika Hari H Lebaran itu ada beberapa speedboat juga yang beroperasi, sekitar 10. Jadi tetap ada layanan,” katanya.

Untuk memastikan kelancaran dan keselamatan arus mudik, Dishub Kaltara juga telah membuka sejumlah posko terpadu di berbagai titik strategis. Posko tersebut tersebar di Pelabuhan Tengkayu I Tarakan, Pelabuhan Liem Hie Djung Nunukan, Kayan II Tanjung Selor, Malinau, KTT, Sungai Nyamuk, hingga Pulau Bunyu.

“Di posko-posko itu kita bekerja sama dengan UPP setempat untuk laporan pantauan harian penumpang, jadi kita mendapatkan data setiap hari,” terangnya.

Namun demikian, dalam pelaksanaan arus mudik, tercatat satu kejadian menonjol yakni seorang anak buah kapal (ABK) yang dilaporkan jatuh ke laut dan hingga kini masih dalam proses pencarian. Sementara, memasuki momen arus balik, Dishub Kaltara memastikan kesiapan personel dan armada tetap optimal. Pengawasan di posko-posko akan kembali diperketat guna mengantisipasi lonjakan penumpang.

“Untuk arus balik, kita fokus lagi ke personel di posko untuk memantau. Seluruh armada juga sudah dilakukan ramp check untuk arus mudik dan balik,” tegasnya.

Sebagai langkah antisipasi keselamatan, masyarakat dan kru kapal diimbau untuk selalu menggunakan alat keselamatan selama perjalanan. “Imbauannya penggunaan life jacket saja, untuk keseluruhan baik penumpang maupun ABK, untuk menjaga keselamatan,” pungkasnya. (rz)

Show More
Back to top button