NUNUKAN – Pelayanan kesehatan di RSUD Kabupaten Nunukan berangsur kembali normal setelah perayaan Idulfitri 1447 Hijriah. Selama masa libur Lebaran, rumah sakit rujukan utama di wilayah perbatasan Indonesia–Malaysia tersebut sempat mengalami lonjakan kunjungan pasien, terutama akibat kecelakaan lalu lintas, kelelahan perjalanan, dan penyakit akut.
Pelaksana Tugas (Plt) Direktur RSUD Kabupaten Nunukan dr. Andi Bau Tune Mangkau, Sp.B mengatakan, peningkatan jumlah pasien selama periode Lebaran telah diantisipasi dengan menyiagakan pelayanan kesehatan selama 24 jam, khususnya di Instalasi Gawat Darurat (IGD).
“Sebagai rumah sakit di wilayah perbatasan, kami sudah mengantisipasi peningkatan jumlah pasien sejak awal. Kami menerapkan sistem pelayanan siaga 24 jam dengan penguatan tenaga medis di setiap unit, khususnya di IGD,” ujarnya.
Ia menambahkan, momentum pasca Lebaran juga dimanfaatkan pihak rumah sakit untuk melakukan evaluasi menyeluruh guna meningkatkan mutu pelayanan kesehatan bagi masyarakat. “Baik dari sisi pelayanan medis, ketersediaan obat, hingga sistem rujukan. Komitmen kami adalah memastikan masyarakat mendapatkan pelayanan kesehatan yang cepat, tepat, dan merata,” jelasnya.
Selama libur Lebaran, IGD menjadi unit yang paling terdampak akibat meningkatnya jumlah pasien. Dokter Penanggung Jawab Pelayanan (DPJP) IGD menyebut lonjakan pasien umumnya terjadi pada malam hari serta saat arus balik.
“Kasus yang paling banyak kami tangani meliputi kecelakaan lalu lintas, dehidrasi akibat perjalanan panjang, serta gangguan kesehatan karena perubahan pola makan selama Lebaran,” terangnya.
Meski demikian, seluruh pasien dapat ditangani dengan baik berkat kesiapan tim medis yang tetap siaga selama masa libur.
Saat ini kondisi di IGD mulai stabil, meskipun masih ada beberapa pasien yang datang dengan keluhan lanjutan seperti gangguan pencernaan dan kelelahan setelah perjalanan jauh.
Seiring berakhirnya masa libur, pelayanan rawat jalan di RSUD Kabupaten Nunukan juga telah kembali berjalan normal. Seluruh poliklinik kembali dibuka untuk melayani masyarakat yang sebelumnya menunda pemeriksaan kesehatan selama libur Lebaran.
RSUD Nunukan juga terus berupaya meningkatkan kualitas pelayanan melalui penguatan fasilitas dan peningkatan kompetensi tenaga kesehatan, guna menjawab tantangan pelayanan kesehatan di kawasan perbatasan. (sym)