Sekprov Kaltara Evaluasi Kinerja JPT Pratama, Dorong Birokrasi Adaptif di Era WFA
TANJUNG SELOR – Sekretaris Daerah Provinsi (Sekprov) Kalimantan Utara (Kaltara), Denny Harianto, memimpin rapat evaluasi kinerja Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltara Tahun 2026, Jumat (10/04/26).
Rapat tersebut dilaksanakan secara virtual dari kediaman Sekprov sebagai bagian dari penerapan sistem kerja fleksibel atau Work From Anywhere (WFA). Kegiatan ini turut diikuti oleh tim penilai kinerja, di antaranya Inspektur Inspektorat Daerah Kaltara Yuniar Aspiati serta akademisi Daud Nawir.
Dalam arahannya, Denny menegaskan bahwa evaluasi kinerja merupakan instrumen penting untuk memastikan seluruh perangkat daerah berjalan selaras dalam mendukung target pembangunan daerah.
“Evaluasi ini bertujuan memastikan seluruh perangkat daerah bekerja sejalan, sehingga sasaran pembangunan dapat tercapai secara optimal,” ujarnya.
Ia menambahkan, evaluasi tidak hanya berfungsi sebagai alat ukur capaian kinerja, tetapi juga menjadi bagian dari pembinaan karier Aparatur Sipil Negara (ASN). Dengan demikian, birokrasi diharapkan tetap adaptif, efektif, dan berorientasi pada pelayanan publik yang berkualitas.
Lebih lanjut, pelaksanaan rapat secara daring disebut sebagai bentuk implementasi kebijakan WFA di lingkungan Pemprov Kaltara. Meski dilakukan secara fleksibel, Denny menekankan bahwa kualitas layanan publik tetap menjadi prioritas utama.
“Penerapan WFA tetap mengedepankan kualitas layanan publik, khususnya bagi perangkat daerah yang bersentuhan langsung dengan masyarakat,” tegasnya.
Menurutnya, WFA merupakan langkah strategis dalam meningkatkan efisiensi kerja di tengah dinamika global yang terus berkembang, sekaligus mendorong transformasi budaya kerja birokrasi menuju sistem yang lebih modern.
Pemprov Kaltara, lanjut Denny, berkomitmen untuk terus memperkuat sistem manajemen ASN yang profesional, transparan, dan berkelanjutan guna mendukung terwujudnya tata kelola pemerintahan yang baik. (rm)


