KALTARANASIONALTARAKAN

Dua Jemaah Haji Kaltara Dirawat Jelang Pulang ke Tanah Air

TARAKAN — Menjelang jadwal kepulangan ke tanah air, dua jemaah haji asal Kaltara harus menjalani perawatan medis. Hal tersebut dilakukan usai kondisi kesehatan jemaah haji tersebut menurun pasca menyelesaikan rangkaian ibadah haji di Arab Saudi.

Ketua Kloter 7 Embarkasi Balikpapan untuk jemaah Kaltara, Sayyid Abdullah mengungkapkan, satu jemaah saat ini dirawat oleh tim kesehatan haji, sementara satu lainnya dirujuk ke rumah sakit di Kota Makkah karena membutuhkan penanganan lebih lanjut.

“Secara umum jemaah saat ini fokus beristirahat di hotel setelah menyelesaikan rangkaian ibadah haji. Namun memang ada beberapa jemaah yang mengalami penurunan kondisi fisik karena kelelahan,” ujarnya, Sabtu (6/6/2026).

Ia menjelaskan, jemaah dari Kloter 7 yang mengalami gangguan kesehatan masih dalam tahap observasi dan pemantauan intensif oleh tim medis. Meski kondisinya stabil, jemaah tersebut tetap membutuhkan perawatan untuk memulihkan stamina setelah aktivitas ibadah yang cukup padat.

Sementara itu, satu jemaah dari Kloter 8 atas nama Fatimah Kadi, warga Pulau Sebatik, harus dirujuk ke rumah sakit setelah mengalami gangguan kesehatan yang lebih serius.

“Jemaah yang dirujuk ke rumah sakit mengalami muntah-muntah dan kesulitan menerima asupan makanan sehingga kondisinya melemah. Saat ini masih dalam perawatan dan pengawasan tenaga medis di Arab Saudi,” jelasnya.

Menurut Sayyid, kondisi jemaah tersebut memerlukan perhatian khusus karena termasuk kategori lanjut usia serta memiliki riwayat penyakit jantung. “Karena itu penanganannya dilakukan secara intensif agar kondisinya dapat terus dipantau oleh tenaga medis,” katanya.

Terkait kemungkinan adanya jemaah yang belum pulih saat jadwal kepulangan tiba, ia menegaskan bahwa keputusan keberangkatan akan mengacu pada hasil pemeriksaan dan rekomendasi medis.

“Keselamatan jemaah menjadi prioritas. Jika ada jemaah yang dinyatakan belum layak terbang, maka yang bersangkutan akan tetap menjalani perawatan sampai kondisinya memungkinkan untuk dipulangkan,” tegasnya.

Ia memastikan seluruh jemaah yang sakit tetap mendapatkan pendampingan dari petugas haji Indonesia. Pemantauan kesehatan akan terus dilakukan hingga kondisi mereka membaik.

Meski terdapat dua jemaah yang menjalani perawatan, secara umum kondisi jemaah haji asal Kalimantan Utara masih terkendali. Petugas pun mengimbau jemaah untuk memperbanyak istirahat, menjaga asupan cairan, serta membatasi aktivitas yang tidak mendesak menjelang kepulangan ke Indonesia. (rz)

Back to top button