KALTARABULUNGAN

Transformasi Digital, BKPSDM Luncurkan Rumah Bulungan Belajar

TANJUNG SELOR – Pemerintah Kabupaten Bulungan terus mempercepat transformasi digital dengan mengembangkan aplikasi Rumah Bulungan Belajar sebagai pusat integrasi informasi, publikasi, dan pengetahuan seluruh organisasi perangkat daerah (OPD). Untuk mendukung implementasinya, Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) menggandeng Dinas Komunikasi, Informatika dan Persandian (DKIP) Bulungan menggelar sosialisasi kepada 45 operator OPD di Ruang Benuanta BKPSDM, Kamis (18/6/2026).

Program ini menjadi bagian dari upaya Pemkab Bulungan membangun ekosistem pembelajaran digital yang terintegrasi guna memudahkan akses informasi bagi aparatur sipil negara (ASN) maupun masyarakat.

Kepala BKPSDM Bulungan, Nurdiana menjelaskan, Rumah Bulungan Belajar tidak hanya berfungsi sebagai media publikasi kegiatan pemerintah daerah, tetapi juga sebagai wadah berbagi pengetahuan yang dapat dimanfaatkan seluruh perangkat daerah.

Menurutnya, selama ini berbagai informasi, inovasi, dan produk pengetahuan yang dimiliki masing-masing OPD masih tersebar di berbagai platform sehingga belum terintegrasi secara optimal.

“Melalui Rumah Bulungan Belajar, kami ingin membangun satu wadah bersama yang mampu menghimpun seluruh informasi, inovasi, dan pengetahuan yang dimiliki perangkat daerah. Dengan begitu, akses informasi menjadi lebih mudah dan dapat dimanfaatkan secara luas,” ujarnya.

Nurdiana menegaskan, digitalisasi tata kelola pemerintahan kini menjadi kebutuhan yang harus terus dikembangkan agar pelayanan publik semakin efektif dan efisien. Karena itu, seluruh OPD diharapkan aktif mengisi dan memperbarui informasi dalam aplikasi tersebut.

“Transformasi digital harus diikuti perubahan budaya kerja. Kami berharap seluruh OPD dapat berpartisipasi aktif sehingga aplikasi ini benar-benar menjadi pusat pembelajaran dan referensi bersama,” katanya.

Selain menjadi sarana publikasi, platform tersebut juga diharapkan mampu menumbuhkan budaya berbagi pengetahuan (knowledge sharing) di lingkungan Pemkab Bulungan serta menjadi media pembelajaran berkelanjutan bagi ASN.

Sementara itu, Kepala Bidang Penyelenggaraan E-Government DKIP Bulungan, Neria Nautha, menyatakan dukungannya terhadap pengembangan platform yang memperkuat integrasi data dan informasi antarperangkat daerah.

“Prinsipnya, aplikasi ini dibangun untuk mempermudah. Ketika seluruh OPD aktif berkontribusi, maka akan tercipta satu pusat informasi yang komprehensif dan mudah diakses oleh pengguna,” jelasnya.

Melalui Rumah Bulungan Belajar, Pemkab Bulungan menargetkan terbentuknya sistem pengelolaan informasi yang lebih terstruktur dan terintegrasi.

Ke depan, aplikasi ini diharapkan menjadi salah satu instrumen penting dalam penguatan tata kelola pemerintahan berbasis digital, sekaligus membuka akses informasi yang lebih luas bagi masyarakat mengenai program, inovasi, dan berbagai pengetahuan yang dihasilkan pemerintah daerah. (rm)

Back to top button