TARAKAN – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Tarakan mencatat baru tujuh partai politik (parpol) yang melakukan pemutakhiran data melalui Sistem Informasi Partai Politik (Sipol) selama Semester I 2026. Sebanyak 12 parpol lainnya belum memperbarui data administrasi, meski masih diberi kesempatan melengkapinya pada Semester II tahun ini.
Komisioner KPU Tarakan, Asriadi mengatakan, verifikasi administrasi terhadap hasil pemutakhiran data parpol periode Januari–Juni 2026 telah selesai dilakukan. Dari hasil tersebut, hanya tujuh partai yang tercatat aktif melakukan pembaruan data di Sipol.
“Jadi KPU Tarakan sedang melakukan verifikasi administrasi melalui Sipol terhadap hasil pemutakhiran data partai politik secara berkelanjutan Semester I Tahun 2026. Dari hasil verifikasi tersebut terdapat tujuh partai politik yang melakukan pemutakhiran,” ujarnya.
Tujuh partai yang telah memperbarui data yakni Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), PDI Perjuangan, Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Partai Amanat Nasional (PAN), Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Partai Ummat, dan Partai Masyumi.
Verifikasi dilakukan terhadap sejumlah aspek, seperti data keanggotaan, keberadaan sekretariat, struktur kepengurusan, serta keterwakilan perempuan.
Asriadi menjelaskan, pemutakhiran tidak harus dilakukan secara menyeluruh. Parpol hanya perlu memperbarui data yang mengalami perubahan. “Misalnya hanya data anggota yang berubah, maka cukup dimutakhirkan data anggotanya saja. Begitu juga jika yang berubah hanya struktur kepengurusan, maka cukup memperbarui struktur kepengurusannya,” jelasnya.
Meski masih ada 12 parpol yang belum melakukan pembaruan, KPU memastikan mereka masih dapat melengkapinya pada Semester II 2026.
Menurut Asriadi, sejumlah partai diketahui telah mengalami pergantian kepengurusan, namun belum memasukkan perubahan tersebut ke dalam Sipol, kemungkinan karena surat keputusan (SK) baru belum terbit atau faktor administrasi lainnya.
“Semester II diperkirakan berlangsung mulai Juli hingga akhir Desember 2026. Jadi partai politik yang belum melakukan pemutakhiran masih memiliki kesempatan untuk memperbarui datanya,” pungkasnya. (rz)

