Petani Tewas Usai Motor Ditabrak Avanza
NUNUKAN – Kecelakaan lalu lintas yang melibatkan mobil Toyota Avanza dan sepeda motor Honda Supra tanpa pelat nomor menewaskan seorang petani di Jalan Asnur Dg. Pasau, RT 03, Desa Sungai Limau, Kecamatan Sebatik Tengah, Kabupaten Nunukan, Rabu (8/7/2026) sekitar pukul 10.50 Wita.
Korban berinisial A M (68), warga Desa Sungai Limau, meninggal dunia setelah mengalami luka berat di bagian kepala dan tubuh. Korban sempat dilarikan ke Puskesmas Aji Kuning, namun dinyatakan meninggal dunia saat tiba di fasilitas kesehatan tersebut.
Kapolsek Sebatik Barat IPTU Erikson Ricardo Marpaung, S.H membenarkan kejadian tersebut.
Ia menjelaskan, kecelakaan bermula ketika mobil Toyota Avanza hitam tanpa pelat nomor yang dikemudikan A melaju dari arah Kecamatan Sebatik Barat menuju Sebatik Utara. Saat tiba di lokasi kejadian, pengemudi melihat sebuah mobil pikap Gran Max dari arah berlawanan.
Di belakang mobil pikap tersebut, sepeda motor Honda Supra tanpa pelat nomor yang dikendarai korban tiba-tiba keluar dan berbelok ke kanan menuju sebuah warung sembako. Karena jarak yang sudah dekat, tabrakan tidak dapat dihindari. “Korban terpental sekitar tiga meter dari titik benturan,” ungkapnya.
Akibat benturan keras, korban mengalami sejumlah luka serius, di antaranya luka robek pada kepala dan wajah, patah tulang di bagian dahi dan rahang, gigi patah, luka memar di dada, serta luka robek pada paha kanan. “Sementara itu, pengemudi mobil tidak mengalami luka,” bebernya.
Erikson menegaskan, pengemudi mobil telah diamankan di Mako Subsektor Sebatik Tengah untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut oleh Satlantas Polres Nunukan.
“Jenazah korban telah dibawa ke rumah duka di Desa Aji Kuning dan dimakamkan pada hari yang sama setelah Salat Asar,” pungkasnya. (sym)

