TARAKAN – Setelah sempat vakum, turnamen sepakbola DPRD Cup II kembali digelar tahun ini. Ada 21 tim yang akan ikut dalam turnamen yang dibuka langsung oleh Wali Kota Tarakan dr Khairul MKes di Stadion Datu Adil, Kota Tarakan pada Sabtu 22 November 2025.
Ketua DPRD Kota Tarakan, Muhammad Yunus mengatakan, pelaksanaan turnamen ini merupakan agenda kedua DPRD Tarakan sekaligus mendorong seluruh pihak untuk selalu menjaga kekompakan melalui olahraga. Dia pun mengajak seluruh masyarakat Kota Tarakan untuk membanjiri stadion Datu Adil untuk mendukung tim kesayangan mereka.
“Saya berharap dari masyarakat, khususnya Kota Tarakan supaya hadir untuk menyaksikan para klub yang bermain di lapangan Datu Adil,” imbuh politisi Partai Gerindra ini.
Selain itu, Yunus juga berharap turnamen ini mampu melahirkan bibit unggul yang mampu berlaga di level regional hingga nasional. Ia menyebut, dari turnamen berhadiah total Rp200 juta ini, panitia dan PSSI nanti akan mengambil pemain potensial untuk dibina di kompetisi yang lebih tinggi.
Senada disampaikan Wali Kota Tarakan, dr Khairul MKes. Khairul juga memberikan apresiasi yang tinggi kepada DPRD yang menginisiasi DPRD Cup II tahun ini. Khairul kemudian menekankan turnamen ini adalah wujud partisipasi DPRD Kota Tarakan dalam perkembangan olahraga, khususnya sepakbola di Kota Tarakan. Menurutnya, turnamen ini selain mempererat silaturahmi, juga merupakan sarana efektif untuk mencari bibit yang nantinya dapat memperkuat skuad sepakbola Kota Tarakan.
Pria yang pernah menjabat sebagai Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Tarakan ini juga mengingatkan bahwa berkembangnya prestasi tergantung pada konsistensi pembinaan, latihan, ketekunan pemain, dan ketersediaan anggaran untuk kegiatan pendukung seperti uji tanding. Dia pun meminta seluruh tim dan ofisial menjaga ketertiban dan keamanan selama turnamen agar acara berjalan aman, tertib, dan sportivitas tetap terjaga.
“Prestasi ini sangat tergantung pada konsistensi. Konsistensi pembinaan, konsistensi juga latihan, dan juga tentu ketekunan ataupun keseriusan dari para pemain,” ujarnya.
Turnamen ini dipandang sebagai momentum untuk menghidupkan kembali kejayaan sepakbola Tarakan, minimal menargetkan tim mampu menembus divis 2, bahkan divisi 1 bila pembinaan berjalan konsisten. Penyelenggara berharap dukungan penuh dari masyarakat, pengurus klub, dan pihak terkait agar turnamen berjalan sukses dan menghasilkan bibit pemain yang dapat mengharumkan nama Tarakan di pentas yang lebih tinggi. (idq)



