NUNUKAN – Pelaku usaha mikro, khususnya para Gen Z dan Milenial di Nunukan mendapatkan Pelatihan Digital Marketing dan Manajemen Keuangan Sederhana dari Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian dan Perdagangan (DKUKMPP) Kabupaten Nunukan. Kegiatan yang digelar di Lantai 4 Kantor Bupati Nunukan, Selasa 25 November 2025 itu diikuti puluhan pelaku usaha muda yang telah memenuhi syarat, salah satunya yaitu kepemilikan akun media sosial sebagai sarana pemasaran produk.
Acara dibuka oleh Asisten Administrasi Umum, Sirajuddin SSos mewakili Bupati Nunukan H Irwan Sabri. Dalam sambutan yang dibacakan Sirajuddin, Bupati menekankan pentingnya kesiapan generasi muda menghadapi kompetisi bisnis digital.
“Kemampuan digital marketing sekarang adalah kebutuhan utama bagi generasi muda untuk bersaing dalam dunia usaha dan dunia kerja,” imbuhnya.
Sirajuddin menambahkan, media sosial, e-commerce, dan platform digital lain sudah menjadi ruang utama pemasaran sehingga pelaku usaha perlu menguasai strategi promosi yang tepat agar dapat membuka peluang luas bagi UMKM untuk meningkatkan omset. Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Nunukan, Hj Andi Annisa Muthia Irwan turut hadir dan memberikan dukungan penuh terhadap pelatihan ini.
Bunda PAUD Nunukan itu mengungkapkan, kegiatan ini adalah salah satu program prioritas pemerintah dalam menunjang pemberdayaan ekonomi keluarga. Dia juga mendorong para peserta agar memanfaatkan peluang digital untuk memperkuat ekonomi keluarga.
“Saya yakin para peserta mampu tumbuh sebagai pengusaha muda yang kreatif, mandiri, dan berdaya saing,” pesannya.
Andi Annisa juga mengapresiasi upaya DKUKMPP yang terus membangun kolaborasi lintas sektor demi peningkatan kapasitas UMKM, terutama generasi muda. Pelaksanaan kegiatan diawali dengan laporan oleh Kepala Bidang UMKM, Mardianah, S.STP, yang menjelaskan tujuan pelatihan yaitu dalam upaya memperkuat keterampilan branding, mengoptimalkan penggunaan media sosial, memahami teknik pemasaran digital, serta meningkatkan kemampuan pencatatan keuangan sederhana. Selain memberikan laporan, Mardianah bertugas sebagai moderator selama jalannya pelatihan.
Sesi materi disampaikan oleh narasumber dari Bank Indonesia Perwakilan Kalimantan Utara serta PLUT UMKM Bulungan. Materi yang diberikan mencakup strategi konten digital, teknik membangun identitas merek, pemanfaatan marketplace, cara mengelola interaksi konsumen, hingga pengelolaan keuangan usaha yang rapi dan terukur. Peserta aktif berdiskusi mengenai tantangan pemasaran digital yang mereka hadapi dan solusi yang dapat diterapkan.
Sebagai bentuk apresiasi, panitia menyerahkan sertifikat penghargaan kepada tiga peserta UMKM yang hadir paling awal. Penghargaan ini diberikan untuk mendorong kedisiplinan dan semangat peserta dalam mengikuti seluruh rangkaian pelatihan.
Kegiatan berjalan lancar dan efektif, dengan antusiasme tinggi dari para peserta. DKUKMPP Kabupaten Nunukan berharap pelatihan ini memperkuat kapasitas UMKM muda agar mampu meningkatkan brand awareness, memperluas jangkauan pemasaran, dan beradaptasi dengan perkembangan digital yang semakin cepat.
Melalui pelatihan ini, Pemerintah Kabupaten Nunukan menegaskan komitmennya dalam mendukung tumbuhnya wirausaha muda yang kreatif, berdaya saing, dan mampu membawa produk lokal Nunukan menuju pasar yang lebih luas. (adv/1ku)



