NUNUKAN – Sebanyak 34 koli bantuan logistik dari masyarakat Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara, diberangkatkan ke Nusa Tenggara Timur (NTT) untuk membantu korban gempa. Bantuan itu diangkut menggunakan KM Bukit Siguntang pada Selasa malam, 25 Agustus 2026.
Bantuan tersebut dikumpulkan Palang Merah Indonesia (PMI) bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Nunukan selama sekitar lima hari. Isinya terdiri atas pakaian baru, bahan makanan, kebutuhan keluarga, dan sejumlah keperluan lain bagi warga terdampak bencana.
Kepala Sub Bidang Penyelamatan BPBD Nunukan Hasanuddin menyebutkabln, 11 koli di antaranya berisi pakaian baru. Adapun 23 koli lainnya merupakan bahan makanan, kebutuhan keluarga, dan berbagai kebutuhan lainnya.
“Bantuan itu merupakan hasil gotong royong masyarakat Nunukan bersama sejumlah instansi, badan usaha milik negara, dan pihak lainnya,” kata Hasanuddin, Kamis (24/8/2026).
Setibanya di NTT, seluruh logistik akan diturunkan di Pelabuhan Maumere sebelum diteruskan ke posko induk penanganan bencana.
BPBD Nunukan telah berkoordinasi dengan PIC Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) serta BPBD Kabupaten Sikka untuk memastikan bantuan diterima dan disalurkan kepada warga yang terdampak gempa.
“Dari posko induk, bantuan selanjutnya akan didistribusikan oleh BPBD kabupaten sekitar kepada masyarakat yang terdampak gempa,” ungkap Hasan sembari menambahkan jika mekanisme tersebut ditempuh agar bantuan dari Nunukan dapat diterima oleh warga yang membutuhkan.
Hasan menjelaskan, pengiriman bantuan dari Nunukan menuju NTT mendapat dukungan PT Pelni dan PT Pelindo Nunukan. Kedua perusahaan tersebut membebaskan biaya pengiriman logistik kemanusiaan itu.
“Untuk pengiriman didukung penuh oleh PT Pelni dan PT Pelindo Nunukan dengan tanpa biaya atau gratis pengiriman,” kata Hasan.
Dukungan tersebut membuat bantuan yang dihimpun masyarakat Nunukan dapat segera diberangkatkan ke wilayah terdampak tanpa membebani biaya logistik.
Meski 34 koli bantuan telah dikirim, penggalangan bantuan dari Nunukan belum berhenti. PMI Nunukan masih membuka donasi bagi masyarakat yang ingin membantu korban gempa di NTT.
Hasan mengatakan, pusat pengumpulan bantuan dikoordinasikan oleh PMI Nunukan. Saat ini, bentuk donasi yang masih dibuka adalah bantuan uang melalui rekening PMI Nunukan.
“Untuk pusat bantuan dikoordinir oleh PMI Nunukan. Saat ini PMI masih menerima donasi uang melalui rekening PMI Nunukan,” pungkasnya. (ryn)