NUNUKANHUKUM & KRIMINAL

Terungkap! Pelaku Pembuang Bayi di Sebatik Timur Ibunya Sendiri, Hasil Selingkuh

NUNUKAN – Gerak cepat dan tepat aparat kepolisian dalam mengungkap siapa pelaku yang tega membuang bayi berjenis kelamin perempuan di Kecamatan Sebatik Timur, Kabupaten Nunukan akhirnya membuahkan hasil. Pengungkapan ini sekaligus membantah kabar sebelumnya yang menduga pelakunya adalah orang tua yang menemukan bayi tersebut dan sejumlah dugaan lainnya.

Sebelumnya, polisi sempat kesulitan mengungkap kasus tersebut. Penelusuran rekaman CCTV hingga pemeriksaan sejumlah klinik dan bidan persalinan di wilayah Sebatik, bahkan belum memberikan petunjuk berarti.

Kesulitan ini juga sempat diungkapkan pihak kepolisian di Polsek Sebatik Timur melalui IPTU Didik. Dia menyebut, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan dengan menelusuri berbagai kemungkinan untuk mengungkap identitas orang tua maupun pihak yang membawa bayi malang tersebut ke lokasi.

Ditambah lagi, lokasi penemuan jasad bayi berada cukup jauh dari permukiman warga. Kondisi jalan yang relatif sepi juga membuat aktivitas masyarakat yang terekam kamera pengawas sangat terbatas.

Namun, setelah penyidikan berlanjut, kecurigaan polisi akhirnya mengarah kepada N, perempuan 21 tahun yang diketahui berdomisili di Kecamatan Sebatik Timur. Bayi tersebut diduga lahir dari hubungan di luar pernikahan.

Mirisnya, dari pengakuan terduga pelaku N, bayi mungil tersebut merupakan hasil hubungan perselingkuhannya dengan dengan pria berinisial A (26). Dia juga mengungkap perselingkuhan yang berakhir dengan hubungan intim mereka pertama kali dilakukan pada pada Desember 2025.

Bukannya sadar dan berhenti, perbuatan terlarang itu terus berlanjut sampai akhirnya N diketahui hamil pada Maret 2026 lalu. Mereka pun kebingungan. Mereka saling cinta, namun terhalang hubungan resmi N dengan suaminya.

‘’A menyatakan siap bertanggung jawab. Masalahnya, N masih berstatus istri orang sehingga tak bisa menyanggupi kesiapan A,” ungkap Kasi Humas Polres Nunukan, Ipda Idris, Minggu (30/8/2026). (ryn)

Back to top button