Gerobak Jadi Rumah Terakhir, Lansia Ditemukan Meninggal
TANJUNG SELOR – Gerobak dagangan di kawasan Pujasera Jalan Jenderal Sudirman, Kelurahan Tanjung Selor Hulu, Senin (14/9/2026) pagi, menjadi tempat terakhir bagi Suandi (60). Lansia yang sehari-hari hidup sebatang kara itu ditemukan meninggal dunia dalam gerobak yang selama ini sekaligus menjadi tempat tinggalnya.
Jenazah Suandi ditemukan sekitar pukul 08.30 WITA oleh Marliana Bertha (53), warga sekaligus pekerja warung makan di kawasan tersebut. Saat melintas hendak berangkat bekerja, Marliana melihat korban terbaring dan tidak bergerak di dalam gerobak.
Curiga dengan kondisi tersebut, saksi kemudian memeriksa korban dan mendapati Suandi sudah tidak bernyawa. Temuan itu langsung dilaporkan kepada warga sekitar dan kepolisian.
Kasi Humas Polresta Bulungan Aipda Hadi membenarkan penemuan jenazah tersebut. Setelah menerima laporan, personel Polresta Bulungan langsung mendatangi lokasi untuk melakukan pemeriksaan awal dan mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi.
“Personel langsung bergerak ke TKP untuk melakukan olah tempat kejadian awal, mengumpulkan keterangan saksi-saksi, serta mengevakuasi jenazah korban ke RSUD dr. H. Soemarno Sosroatmodjo Tanjung Selor guna penanganan medis lebih lanjut,” kata Hadi.
Di balik penemuan tersebut, terdapat kisah sosial yang cukup memprihatinkan. Berdasarkan keterangan saksi, Suandi selama ini hidup seorang diri di dalam gerobak dagangannya. Ia juga diketahui memiliki riwayat batuk kronis serta mengalami gangguan pada kaki.
Korban sebenarnya pernah terdata oleh Dinas Sosial untuk dipulangkan ke kampung halamannya di Malang. Namun, Suandi menolak dan memilih tetap tinggal di Tanjung Selor.
Di lokasi, polisi mengamankan sejumlah barang pribadi korban, antara lain kemeja hitam, sarung bermotif kotak-kotak oranye-hitam, dompet hitam, sepasang sandal slop hitam, gelas minuman, serta sisa makanan berupa kue.
Polisi kemudian memasang garis polisi, mendata identitas dan saksi, serta membawa jenazah ke RSUD Tanjung Selor untuk menjalani Visum et Repertum.
Hingga proses evakuasi selesai, situasi di sekitar lokasi tetap aman dan terkendali. Penyebab pasti kematian Suandi masih menunggu hasil pemeriksaan medis. (rk)

