NUNUKAN – Gaung turnamen futsal yang digelar Asosiasi Futsal Kabupaten (Afkab) Nunukan kian terdengar ke level yang lebih luas. Pengurus Afkab Nunukan memastikan, babak 16 besar turnamen futsal resmi telah rampung sehari lalu dengan tensi pertandingan yang cukup tinggi dan antusiasme publik yang terus meningkat sejak laga perdana.
Memasuki fase krusial, yakni babak 8 besar hingga partai final dipastikan akan digelar di Gedung Olahraga (GOR) Dwikora Kabupaten Nunukan pada tanggal 19 sampai 21 Desember 2025. Venue ikonik ini akan menjadi panggung penentuan siapa yang layak menyandang gelar juara, sekaligus simbol keseriusan AFKAB dalam menghadirkan kompetisi futsal yang profesional dan berkelas.
Ketua AFKAB Nunukan, Muhammad Chaidir Alfat SH menegaskan, pemindahan
venue bukan sekadar teknis, melainkan bagian dari visi besar membangun futsal Nunukan agar mampu bersaing secara regional hingga nasional.
“Kami ingin futsal Nunukan naik kelas. Dari sistem kompetisi, atmosfer pertandingan, hingga pembinaan atlet. Ini bukan turnamen biasa, ini proses,” tegas Chaidir.
Lanjut Chaidur, pihaknya tidak menunggu euforia final usai untuk kembali menyalakan mesin agenda besar berikutnya. Ramadan Cup 2026, beber Chaidir, resmi masuk dalam pembahasan Rapat Kerja AFKAB dan ditetapkan sebagai salah satu program unggulan dalam kalender futsal tahun 2026.
Ramadan Cup 2026, jelas Chaidir, akan diproyeksikan menjadi event futsal utama selama bulan suci Ramadan. Panitia pelaksana bahkan telah mulai melakukan persiapan menyeluruh, baik dari sisi teknis pertandingan, perwasitan, hingga konsep penyelenggaraan, demi menghadirkan turnamen yang lebih tertata, modern, dan layak menjadi magnet perhatian publik.
AFKAB Nunukan juga menegaskan, futsal bukan sekadar olahraga, melainkan sarana
pembinaan karakter, persatuan, dan ruang ekspresi positif bagi generasi muda, khususnya di wilayah perbatasan negara. (2ku)



