KALTARATARAKANUMUM

Arus Penumpang di Pelabuhan Tengkayu I Meningkat, Tujuan Tanjung Selor Masih Dominan

TARAKAN — Arus penumpang Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru) di Pelabuhan Tengkayu I Tarakan tercatat alami peningkatan dibandingkan tahun sebelumnya. Hingga 22 Desember 2025, total penumpang tercatat mencapai 14.142 orang atau naik sekitar 8 persen dibanding Nataru tahun lalu.

Kepala Seksi Sarana dan Prasarana Keselamatan Angkutan Perairan UPTD Pelabuhan Tengkayu I Tarakan, Widya Ayu Saraswati mengatakan, data tersebut dihimpun sejak posko terpadu Nataru mulai dibuka pada 20 Desember 2025.

“Kalau dari didirikannya posko sampai tanggal 22 Desember 2025, berarti sudah tiga hari dibuka. Total penumpang yang tercatat mencapai 14.142 orang. Jumlah ini mengalami kenaikan sekitar 8 persen dibanding Nataru tahun lalu yang tercatat 13.055 penumpang,” kata Widya.

Seiring dengan meningkatnya jumlah penumpang, pergerakan armada kapal juga ikut bertambah. Dalam kurun waktu 20 hingga 22 Desember 2025, lanjut Widya, total armada yang tiba dan berangkat tercatat sebanyak 152 unit.

“Jumlah armada juga mengalami kenaikan. Untuk armada berangkat naik sekitar 4 persen, sedangkan armada yang tiba meningkat 11 persen,” ujarnya.

Widya menjelaskan, meski terjadi peningkatan arus penumpang dan armada, hingga saat ini belum ada pengajuan penambahan unit speedboat. Menurutnya, ketersediaan armada masih mencukupi dan dalam kategori aman.

“Jumlah armada terbanyak kemarin tercatat 52 unit, baik tiba maupun berangkat. Sementara ketersediaan armada di Pelabuhan Tengkayu I sekitar 56 sampai 57 unit. Jadi masih menggunakan armada yang tersedia dan belum perlu penambahan,” jelasnya.

Berdasarkan data posko, papar Widya, penumpang yang berangkat masih mendominasi dibanding penumpang yang tiba. Dari total penumpang tersebut, sebanyak 7.119 orang tercatat berangkat dari Pelabuhan Tengkayu I Tarakan selama periode 20–22 Desember 2025.

“Tujuan keberangkatan terbanyak adalah Tanjung Selor, kemudian Nunukan, dan Malinau. Tiga tujuan ini yang paling mendominasi hingga tanggal 22 Desember,” ungkap Widya.

Ia menegaskan, data penumpang yang dihimpun posko Nataru merupakan data penumpang reguler, belum termasuk penumpang non-reguler. Terkait puncak arus mudik Nataru, Widya memperkirakan lonjakan penumpang masih berpotensi terjadi menjelang Hari Raya Natal.

“Kalau perkiraan kami, puncak arus Nataru kemungkinan besok (perayaan Natal) karena sudah memasuki libur Natal. Namun sejauh ini, jumlah terbanyak masih terjadi pada 20 Desember kemarin dengan total penumpang mencapai 4.785 orang,” katanya.

Untuk mengantisipasi kepadatan di kawasan pelabuhan, pihak UPTD Pelabuhan Tengkayu I masih menerapkan pengaturan lalu lintas internal. Mereka juga memaksimalkan fasilitas penunjang yang ada, termasuk menggunakan bus operasional untuk mengangkut penumpang dari drop zone ke dermaga.

“Selain itu, penumpang juga bisa berjalan kaki. Yang kami tekankan, penumpang harus sudah berada di dermaga minimal 30 sampai 40 menit sebelum jadwal keberangkatan,” jelasnya.

Widya juga menyampaikan, posko terpadu Nataru tidak hanya berfungsi sebagai pusat pemantauan arus mudik dan balik, tetapi juga melayani berbagai kebutuhan penumpang.

“Kami juga menyediakan layanan kesehatan, obat-obatan, kursi roda, serta melayani laporan kehilangan dan kebutuhan lain dari calon penumpang,” pungkasnya. (rz)

Berikan komentarmu!
Show More

Related Articles

Back to top button