diabilitas

  • Gowes Bersama Penyandang Disabilitas, Risdianto Pertegas Komitmen Pemkab Bulungan

    TANJUNG SELOR – Tak mau menyia-nyiakan waktu libur yang singkat, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bulungan, Ir. H. Risdianto, S.Pi., M.Si. memilih memenuhi ajakan komunitas penyandang disabilitas dan penyukan gowes di Tanjung Selor. Hal ini dilakukan Risdianto sebagai bentuk komitmennya bersama Pemkab Bulungan dalam mewujudkan pembangunan daerah yang inklusif dan ramah disabilitas.

    Kepada satukaltara.com, Risdianto mengungkapkan, kegiatan tersebut diinisiasi oleh rekan-rekan disabilitas, khususnya dari komunitas Teman Tuli. Kegiatan ini tentu saja menarik perhatiannya lantaran kekuarangan fisik dan mental ternyata tak menyurutkan penyandang disabilitas untuk tetap sehat dan menjalankan kegiatan-kegiatan positif.

    “Selain diikuti peserta lokal, kegiatan ini juga dihadiri peserta dari daerah tetangga, seperti Berau hingga Tana Tidung (Tanjung Palas Utara),” ungkapnya.

    Kegiatan ini, lanjut Risdianto,  tidak hanya sekadar olahraga untuk menjaga kesehatan, tetapi juga momentum penting untuk mempererat silaturahmi serta menjaring aspirasi dari kelompok disabilitas. Bahkan, sambutan hangat dari penyandang diabilitas justru di luar dugaannya.

    “Rekan-rekan Tuli merasa sangat senang dan berharap kegiatan seperti ini bisa menjadi agenda berkala untuk meningkatkan rasa percaya diri mereka,” tutur Risdianto.

    Ia kemudian menegaskan, selama ini Pemkab Bulungan menyambut baik kehadiran disabilitas dengan terus membangun kebijakan yang terbuka dan inklusif. Bahkan, langkah-langkah strategis terus dilakukan untuk memastikan kelompok disabilitas mendapatkan hak serta akses yang setara di mana pun berada.

    “Kita berupaya menciptakan ruang-ruang publik yang ramah disabilitas, termasuk membangun kerja sama di bidang ekonomi dan layanan publik. Misalnya, pelatihan bahasa isyarat bagi petugas layanan Pemkab agar bisa melayani teman-teman disabilitas dengan lebih baik,” jelasnya.

    Tidak hanya sebatas ruang publik dan pelayanan publik, Pemkab Bulungan juga memberi perhatian serius pada penyerapan tenaga kerja bagi penyandang disabilitas di sektor swasta. Caranya, papar Risdianto, pihaknya terus mengimbau dan membangun komunikasi dengan para pelaku usaha di Bulungan agar melibatkan teman-teman disabilitas dalam setiap kegiatan.

    “Tentu penempatannya disesuaikan dengan kualifikasi, skill, serta kebutuhan spesifikasi tenaga kerja dari pihak perusahaan,” katanya

    Melalui kegiatan dan dialog yang rutin digelar, ia juga berharap sinergitas antara pemerintah, masyarakat, dan komunitas disabilitas dapat terus terjalin demi mewujudkan pembangunan daerah yang merata dan berkeadilan.

    “Ini langkah strategis untuk mensinergikan pembangunan dengan teman-teman disabilitas,” pungkasnya.

    Tampak pula Ketua Yayasan Faqih Hasan Centre (FHC) Kaltara, Hasanuddin, S.E., M.Si. ikut dalam kegiatan tersebut. Kegiatan ini dinilai sangat penting agar kebersamaan penyandang disabilitas dan pemerintah terus terjaga dan membawa kebaikan. (rk)

Back to top button