TARAKAN – Warga yang bermukim di sekitar Gang Latimojong 2, RT 15, Kelurahan Kampung Enam dibuat geger dengan penemuan sesosok mayat sekira pukul 09.25 Wita, Minggu (7/12/2025). Mayat pria itu ditemukan dengan kondisi leher tergantung di sebuah pondok, tepatnya di sebuah kebun tak jauh dari pemukiman warga.
Saat ditemukan, kondisi tubuh korban sudah rusak dan memunculkan dugaan bahwa mayat pria itu sudah berada di lokasi kejadian selama empat hingga lima hari sebelum ditemukan. Informasi penemuan mayat ini datang dari tiga pria paruh baya bernama Rudi (41), Arifai (57), dan Mawi yang diketahui sedang berkebun di sekitar lokasi kejadian.
Ketiganya mendapati tubuh pria yang belum diketahui namanya itu dalam posisi tergantung dengan tali nilon berwarna biru. Temuan yang cukup mengagetkan tersebut langsung dilaporkan kepada Ketua RT dan diteruskan kepada pihak kepolisian.
Dikonfirmasi, Plh Kapolsek Tarakan Timur, IPTU Muhammadong membenarkan penemuan tersebut. Ia menyampaikan, polisi bersama Unit Inafis Satreskrim Polres Tarakan, Resmob, serta Bhabinkamtibmas telah meninjau lokasi dan mengamankan sejumlah barang bukti.
Saat ditemukan, kata Muhammadong, kaki korban berada sekitar 30 sentimeter dari tanah, sementara panjang tali dari leher ke balok berjarak sekitar 70 sentimeter. Barang bukti yang diamankan antara lain seutas tali nilon berwarna biru, jaket krem milik korban, serta simpul tali di bagian leher. Polisi juga menemukan sebilah parang di sekitar tubuh korban.
Muhammadong juga menyebut, identitas korban belum diketahui. Tidak ada warga sekitar yang mengenali sosok tersebut, dan sejauh ini belum ada laporan kehilangan anggota keluarga. “Diduga korban bukan warga sini,” ujarnya.
Meski ditemukan dalam posisi tergantung, polisi belum dapat memastikan penyebab kematian. Dugaan sementara, korban telah berada di lokasi selama empat hingga lima hari.
“Kami belum bisa menyimpulkan apakah murni gantung diri atau ada kemungkinan lain,” ujar Muhammadong.
Jenazah kini telah dievakuasi untuk proses visum, sementara sejumlah saksi juga telah dimintai keterangan. Pihak kepolisian mengimbau masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarga agar segera melapor untuk memudahkan proses identifikasi. (rz)