NUNUKAN – Siapa yang akan memimpin Kosgoro 1957 Kabupaten Nunukan akhirnya terjawab. Hal ini terungkap setelah H. Suwardi terpilih sebagai Ketua Pimpinan Daerah Kolektif (PDK) Kosgoro 1957 Kabupaten Nunukan dalam Musyawarah Daerah (Musda) Kosgoro Nunukan yang digelar baru-baru ini.
Sebelum proses pemilihan ketua yang berlangsung demokratis tersebut memang sempat riuh soal siapa yang akan memimpin Kosgoro Nunukan. Namun, peserta Musda justru sepakat memilih H Suwardi secara aklamasi. Tak ingin berlarut-larut, usai pemilihan langsung segera diikuti upacara pelantikan pengurus Kosgoro 1957 Kabupaten Nunukan secara resmi.
Hal ini sekaligus menandakan kesiapan seluruh struktur organisasi agar segera tancap gas menjalankan berbagai program kerja strategis yang telah disusun. Langkah cepat ini juga diambil sebagai bentuk respons terhadap dinamika sosial yang memerlukan kehadiran organisasi kemasyarakatan yang tidak hanya solid secara politik, tetapi juga peka terhadap isu fundamental di masyarakat.
Suwardi, nakhoda Kosgoro 1957 Kabupaten Nunukan masa bakti 2026–2031 ini menegaskan, mandat yang diberikan kepadanya merupakan amanah besar dalam membawa perubahan nyata bagi kualitas hidup masyarakat di Bumi Penekindi Debaya. Fokus utama kepengurusan baru ini, kata dia, akan diarahkan pada penguatan konsolidasi internal guna memastikan seluruh kader memiliki visi yang selaras dalam menyentuh persoalan mendasar warga di perbatasan.
Suwardi juga meyakini bahwa kekuatan utama organisasi terletak pada soliditas akar rumput yang mampu bergerak bersama dalam menjalankan misi pengabdian, terutama dalam mengawal program-program yang berdampak langsung pada hajat hidup orang banyak. Arah kebijakannya, beber Suwardi, secara spesifik membawa visi besar yang memadukan latar belakang kesehatan lingkungan dengan penguatan ekonomi gotong royong.
“Visi saya adalah mewujudkan masyarakat Nunukan yang tangguh melalui lingkungan yang sehat dan ekonomi yang kuat, karena keduanya adalah pilar utama agar warga perbatasan bisa hidup lebih sejahtera dan mandiri,” tegasnya dalam sambutan perdana.
Suwardi kemudian memaparkan, salah satu misi prioritasnya adalah mengedukasi masyarakat mengenai pentingnya sanitasi dan akses air bersih sebagai modal dasar produktivitas ekonomi. “Misi kami adalah mendorong terciptanya lingkungan yang sehat; karena dengan kondisi fisik yang sehat dan lingkungan yang terjaga, masyarakat akan memiliki energi lebih untuk menggerakkan roda ekonomi keluarga secara optimal,” tambahnya usai prosesi pelantikan.
Selain isu kesehatan, H. Suwardi berkomitmen membawa Kosgoro 1957 sebagai motor penggerak ekonomi kreatif dan pemberdayaan UMKM lokal di Kabupaten Nunukan. Ia menekankan bahwa organisasi harus mampu membuka akses pasar dan memberikan pendampingan bagi para pelaku usaha kecil agar mampu bersaing, mengingat posisi Nunukan yang sangat strategis sebagai pintu perdagangan antarnegara.
Kehadiran PDK Kosgoro 1957 Nunukan dengan pendekatan ganda ini diharapkan mampu memberikan kontribusi signifikan terhadap program pembangunan daerah bersama Pemkab Nunukan. Kolaborasi dalam menangani isu kesehatan publik sekaligus pengentasan kemiskinan melalui pemberdayaan ekonomi menjadi prioritas.
Hal ini dilakukan agar program organisasi beririsan langsung dengan upaya peningkatan indeks pembangunan manusia di Kabupaten Nunukan. Dukungan penuh juga mengalir dari jajaran pengurus tingkat provinsi yang menilai perspektif kesehatan lingkungan dan ekonomi yang diusung Suwardi dalam tugasnya merupakan terobosan yang sangat relevan. Pendekatan ini dianggap sebagai solusi konkret bagi tantangan yang dihadapi masyarakat Nunukan, mulai dari masalah fasilitas sanitasi hingga kebutuhan akan kemandirian ekonomi di tengah persaingan global.
Pelantikan Suwardi jgua dinilai bukan sekadar seremoni pergantian estafet kepemimpinan, melainkan simbol kebangkitan baru yang peduli pada aspek keberlanjutan hidup dan kesejahteraan finansial warga. Dengan semangat kebersamaan dan visi misi yang komprehensif, Kosgoro 1957 optimis mampu bertransformasi menjadi kekuatan sosial yang memberikan dampak nyata bagi kesehatan dan kemajuan ekonomi masyarakat Nunukan. (1ku)